25.3.14

Kisah taubatnya sang pemabuk

Jika ada kemauan pasti ada jalan. Entah kapan awal mula pepatah masyhur ini muncul. Tetapi, kebenarannya teruji berkali-kali di hampir setiap zaman. Karena “mau”, seorang pemuda pemabuk pada masa Umar bin Khathab, tak hanya mendapat “jalan” tapi juga keajaiban. Kisah tersebut bermula ketika Umar bin Khathab berjalan-jalan di lorong Kota Madinah. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan seorang pemuda. Amirul Mu’minin tahu, ada sesuatu di balik bajunya. Umar bin Khathab yang penasaran pun menanyakan kepada sang pemuda perihal benda yang disembunyikan tersebut. Karena malu, pemuda ini tak lantas menjawab pertanyaan umar. Siapa tak gugup, ketika kepergok membawa minuman keras (khamr) di hadapan “Singa Padang Pasir”? “Tuhanku, jangan Engkau membuka rahasiaku. Dan janganlah Engkau permalukan diriku di hadapan Umar bin Khathab. Tutuplah semua itu. Dan aku berjanji, tidak akan minum minuman keras lagi untuk selama-lamanya,” gumam pemuda itu dalam hati. Kehadiran Umar ternyata sanggup menggerakkan komitmen pemuda itu untuk mengakhiri perbuatan terlarangnya. Tekadnya untuk bertobat betul-betul sudah bulat. Tapi, sang pemuda tak bisa menghindar dari pertanyaan Umar bin Khathab. “Ya Amiral-Mu’minin, aku membawa cukak,” aku sang pemuda berusaha menutupi aibnya. “Bukalah hingga aku mengetahui apa sebenarnya yang berada di balik bajumu.” Pemuda itu lalu mengeluarkan benda yang ada di balik bajunya. Ajaib, minuman keras itu tiba-tiba sudah berubah menjadi cuka segar yang bisa dinikmati. Cerita ini bisa kita simak di kitab Al-Minahus Saniyah karya Abdul Wahhab Asy-Sya’rani terjemahan Zaid Husein Al-Hamid. Hikayat di atas merupakan secuil bukti bahwa kejahatan seseorang sesungguhnya sudah menemukan jalan terang sejak niat memperbaiki diri menghujam di dada. Namun demikian, sebagai niat, ia tetaplah pada level permulaan. Abdul Wahhab Asy-Sya’rani mengurai lagi tahapan-tahapan tobat untuk mencapai pada puncak kesucian diri. Pertama adalah bertobat dari dosa-dosa besar, kemudian dari dosa-dosa kecil, dari perkaran yang dibenci (makruh), lalu dari perkara yang menyalahi keutamaan. Selanjutnya, bertobat dari prasangka baik terhadap diri sendiri, dari prasangka bahwa dirinya adalah kekasih Allah, dari prasangka bahwa dirinya sudah benar-benar bertobat, dan akhirnya bertobat dari kehendak hati yang tidak diridlai oleh Allah. Puncaknya adalah bertobat setiap kali alpa dari mengingat Allah, meskipun hanya sekejap.(nu online)image(guetau.com)

24.3.14

Lagi, Politisi PKS diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil
Anggota DPR dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera Tamsil Linrung , Senin (24/3/2014).
Tamsil diperiksa sebagai saksi terkait proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengajuan
anggaran proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Kementerian Kehutanan dengan
tersangka pemilik PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo .
"Diperiksa sebagai saksi tersangka AW," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK
Priharsa Nugraha.
Selain Tamsil, penyidik KPK juga memanggil Putranefo A, Prayuga, Direktur Utama PT
Masaro Radiokom dan Syuhada Bahri, Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia.
Tamsil sendiri sudah tiba di kantor KPK. Namun, pria yang tampil dengan mengenakan batik
abu-abu lengan panjang itu memilih irit bicara.
"Iya diperiksa. Tapi nanti ya, saya diperiksa dulu," kata Tamsil.
Syuhada dan Tamsil sudah dipanggil pekan lalu. Sayangnya, keduanya tak hadir.
Pemanggilan kali ini pun merupakan penjadwalan ulang dari sebelumnya.
Tamsil dipanggil lantaran dianggap mengetahui mendengar, atau melihat perbuatan tindak
pidana korupsi yang dituduhkan kepada tersangka. Terlebih, Tamsil saat anggaran proyek
SKRT diajukan ke DPR sekitar 2007 duduk di Komisi IV yang bermitra dengan Kementerian
Kehutanan.
Tamsil sendiri pernah diperiksa sebagai saksi dalam persidangan Yusuf Erwin Faishal,
anggota DPR yang menjadi terdakwa kasus SKRT ketika itu.
Tamsil saat bersaksi dalam persidangan mengaku sempat menerima uang berupa cek
perjalanan dari Yusuf terkait alih fungsi hutan lindung di Tanjung Api-api. Meski demikian,
Tamsil mengklaim uang tersebut telah dikembalikannya.
Tamsil juga mengaku bahwa anggoro pernah menawarinya uang dalam amplop terkait SKRT.
Lagi-lagi, Tamsil mengklaim menolak pemberian uang itu.
Saat itu, klaim Tamsil, anggaran untuk SKRT sebenarnya sudah diusulkan agar dibatalkan di
DPR. Anggoro kemudian mengajak Tamsil bertemu lantaran Anggoro menyadari kemungkinan
anggaran untuk proyek itu ditolak DPR.
Anggoro pada pertemuan itu menjelaskan bahwa SKRT merupakan program government to
government. DPR, kalim Anggoro, tidak bisa memutuskan kerja sama itu lantaran merupakan
bantuan loan dari Amerika Serikat.
Namun, Dewan pun menyetujui anggaran SKRT pada Oktober 2007. Menurut Tamsil,
departemen Keuangan meminta agar program itu diteruskan.
Untuk diketahui, proyek SKRT sudah dihentikan pada 2004 lalu Menhut masih dijabat M
Prakoso. Akan tetapi, proyek tersebut dihidupkan kembali atas upaya permintaan Anggoro
Widjoyo semasa MS Kaban menjabat Menhut.
Direktur Utama PT Masaro Radiokom itu diduga memberikan uang kepada 4 anggota Komisi
IV DPR yang menangani sektor kehutanan. Mereka yakni, Azwar Chesputra, Al-Amin Nur
Nasution, Hilman Indra, dan Fachri Andi Leluas. Komisi IV yang saat itu dipimpin oleh Yusuf
Erwin Faishal pun mengeluarkan Surat Rekomendasi untuk melanjutkan proyek SKRT itu.
Komisi IV DPR, dalam SK tersebut, meminta Departemen Kehutanan (sekarang Kemenhut)
meneruskan proyek SKRT, dan mengimbau Dephut agar menggunakan alat yang disediakan
PT Masaro untuk pengadaan barang dalam proyek tersebut.
Oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Yusuf Erwin Faisal, Azwar, Al Amin, Hilman,
maupun Fachri telah divonis pidana. Anggoro, Anggodo Widjojo juga sudah dijerat KPK dan
sudah dihukum pidana penjara.
Anggoro ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 19 Juni 2009. Anggoro selaku pemilik
PT Masaro Radiokom diduga memberikan hadiah atau janji kepada sejumlah pejabat atau
penyelenggara negara untuk meloloskan pengajuan anggaran SKRT di Departemen
Kehutanan 2007.
Dia kemudian buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 17 Juli 2009.
Tapi, pada akhir Januari 2014 ini pelarian Anggoro berakhir di Zhenzhen, China. Ia kemudian
diterbangkan ke Tanah Air dan dititipkan di Rumah Tahanan POMDAM Guntur Cabang KPK,
Jakarta Selatan.
Fakta persidangan kasus ini juga menyebutkan adanya aliran dana ke sejumlah pejabat di
Dephut, termasuk mantan Sekjen Dephut, Boen Purnama.
Kaban selaku Menhut, diduga mengetahui aliran dana ke pejabat Kemenhut tersebut.
Kaban juga diduga menandatangani surat penunjukkan langsung terhadap PT Masaro
Radiokom. Kaban usai diperiksa KPK 2012 lalu mengungkapkan bahwa penunjukan langsung
PT Masaro sudah sesuai prosedur.(www.tribunnews.com)

23.3.14

DI BALIK PEMUSNAHAN SITUS SITUS BERSEJARAH DI MEKAH DAN MADINAH

SITUS PENINGGALAN ISLAM DI ARAB SUDI PUNAH

MEKKAH — Beberapa situs paling suci bagi umat Islam, Mekkah, di
Arab Saudi terancam punah. Pemerintah Kerajaan di Riyadh setuju
dengan pembangunan Masjidil Haram menjadi kawasan
megapolitan. Akibatnya, beberapa peninggalan sejarah Rasul
Muhammad saw dinyatakan hilang.
The Independent baru-baru ini mengatakan upaya penyulapan
kawasan Masjidil Haram menjadi kawasan elitis telah berlangsung
sejak sepekan lalu.
Sebuah dokumentasi yang dilansir beberapa media internasional
menunjukkan aktivitas pengerukan tanah di sebalah timur Ka’bah.
Jejeran eskavator melubangi lahan dan membumihanguskan
beberapa situs-situs bersejarah umat Islam.
Dikatakan, situs yang telah hancur adalah tempat Rasul Muhammad
mengawali perjalanan Isra’ Mi’raj (620 M). Situs lain yang ikut
dihancurkan adalah kolom peninggalan Dinasti Ottoman dan Dinasti
Abbasiyah.
Di tempat-tempat tersebut, dikatakan menyimpan segudang
peninggalan kejayaan Islam berupa dokumentasi kaligrafi (seni
menulis ayat-ayat suci Al-quran) tertua di dunia. Tempat-tempat
yang babak belur itu juga mengandung sejarah bagi masa
Khulafaur Rasyidin (632 – 661 M).
Press Television mengatakan, Kerajaan Saudi mengklaim
penghancuran situs-situs tersebut adalah bagian dari rencana
pembangunan multi-miliar dolar. Pembangunan dikatakan untuk
peningkatan kapasitas peziarah yang singgah ke Masjidil Haram.
Raja Saudi Abdullah juga menunjuk ulama Wahabi dan Imam
Masjidil Haram, Abdul Rahman al-Sudais sebagai penanggungjawab
pembangunan kali ini. Tercatat dalam kesepakatan, konsorsium
bernama Binladin Group adalah sebagai pemenang tender
pembangunan tersebut.
Binladin Group adalah salah satu anggota utama dalam lingkaran
ekonomi terbesar di Arab Saudi. Konsorsium itu dikatakan menjadi
pintu lebar bagi investor asing yang hendak menanamkan
modalnya di Tanah Arab.
Binladen Group juga menjadi kontraktor utama perluasan kompleks
Masjid Nabawi di Madinah pada 2012 lalu. Pemerintah Kerajaan
Saudi memang gemar meremajakan kompleks Masjidil Haram dan
Masjid Nabawi di Madinah.
Saban tahunnya, miliaran dolar digelontorkan untuk ekspansi dan
perluasan. Kerajaan berdalih ekspansi tersebut adalah untuk
peningkatan layanan dan daya tampung peziarah.
Memang, saban tahunnya jutaan umat muslim melangsungkan
ritual keagamaan wajib di Makkah dan Madinah . Perluasan
diperlukan lantaran semakin membludaknya jumlah jemaah.
Tahun lalu, pembangunan dan perluasan di Masjid Nabawi, sempat
mendapat kecaman luas dari kelompok muslim dunia. Sebab
konsorsium ini menyulap rumah Rasul Muhammad di kompleks
masjid sebagai toilet umum.
Makam manusia tersuci bagi Umat Islam itu juga pernah terancam
akan dibongkar untuk tujuan serupa. Bagi keluarga kerajaan dan
Wahabi, situs-situs relijius tersebut berpotensi melunturkan nilai-
nilai keagamaan, dan mendekati kemusyrikan.
Direktur Islamic Heritage Research Foundation,  Irfan al-Alawi,
mengatakan Kerajaan Saudi melakukan kecerobohan dalam
pembangunan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Perluasan
kawasan semestinya tidak menjadikan situs-situs sejarah tersebut
sebagai objek penghancuran.
Kata dia, penghancuran tiga situs penting Umat Islam kali ini adalah
langkah signifikan menuju penghancuran situs-situs Islam
berikutnya. Al-Alawi menuding Kerajaan Saudi sedang menghapus
catatan sejarah Umat Muslim.
Kritikus sejarah peradaban islam lainnya mengatakan,
penghancuran situs-situs Islam adalah penghinaan. Press
Television menggolongkan aktivitas penghancuran tersebut sebagai
bagian dari agenda terselubung untuk menghilangkan rekam
sejarah agama samawi terbesar ini.
REPUBLIKA.CO.ID, - Reporter : Bambang Noroyono -
Redaktur : Damanhuri Zuhri - Sumber : the independent / press
televison
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-
mancanegara/13/03/17/mjt7q7-situs-sejarah-islam-di-
makkah-punah

19.3.14

HUKUM DAN ETIKA PACARAN DALAM ISLAM

Pada dasarnya segala macam muamalah dibolehkan kecuali ada dalil
yang melarangnya. ﻰﻓ ﻞﺻﻷﺍ ﺀﺎﻴﺷﻷﺍ ﺔﺣﺎﺑﻹﺍ ﻻﺇ ﻪﻣﺮﺣﺎﻣ ﻉﺮﺸﻟﺍ Begitu pula
dengan pacaran. Pada dasarnya pacaran sebagai sebuah bentuk
sosialisasi dibolehkan selama tidak menjurus pada tindakan yang jelas-
jelas dilarang oleh syara’. Yaitu pacaran yang dapat mendekatkan para
pelakunya pada perzinahan. Demikaian surat al-Isra’ ayat 32
menerangkan:
َﻻَﻭ ﺍﻮُﺑَﺮْﻘَﺗ ﺎَﻧِّﺰﻟﺍ ُﻪَّﻧِﺇ َﻥﺎَﻛ ًﺔَﺸِﺣﺎَﻓ َﺀﺎَﺳَﻭ ًﻼﻴِﺒَﺳ
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu
perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”
Hal ini sangat singkron dengan hadits Rasulullah saw yang seolah
menjelaskan model tindakan yang dapat mendekatkan seseorang dalam
perzinahan
ِﻦَﻋ ِﻦْﺑﺍ ٍﺱﺎَّﺒَﻋ ﻲِﺿَﺭ ُﻪﻠﻟﺍ ُﻪْﻨَﻋ ُﻪَّﻧَﺃ َﻊِﻤَﺳ َّﻲِﺒَّﻨﻟﺍ ﻰَّﻠَﺻ ُﻪﻠﻟﺍ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َﻢَّﻠَﺳَﻭ ُﻝﻮُﻘَﻳ
َﻻ َّﻥَﻮُﻠْﺨَﻳ ٌﻞُﺟَﺭ ٍﺓَﺃَﺮْﻣﺎِﺑ َﻻَﻭ َّﻥَﺮِﻓﺎَﺴُﺗ ٌﺓَﺃَﺮْﻣﺍ َّﻻِﺇ ﺎَﻬَﻌَﻣَﻭ ٌﻡَﺮْﺤَﻣ ) ﻩﺍﻭﺭ ﻱﺭﺎﺨﺒﻟﺍ (
“Dari Ibnu Abbas ra. Ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw
berkhutbah, ia berkata: Jangan sekali-kali seorang laki-laki berkhalwat
dengan seorang perempuan kecuali beserta ada mahramnya, dan
janganlah seorang perempuan melakukan musafir kecuali beserta ada
mahramnya” ( muttafaq alaihi)
Rasulullah saw secara tidak langsung telah memberikan rambu-rambu
kepada umatnya mengenai model hubungan laki-laki dan perempuan yang
terlarang. Pelarangan itu demi menghindarkan seseorang terjerumus
dalam perzinahan. Karena pada umumnya perzinahan bermula dari situasi
berduaan.
Demikianlah dasar hukum dilarangnya pacaran, jika yang dimaksud
dengan pacaran itu adalah Pergaulan bebas antara laki-laki dan
perempuan, bersuka-sukaan mencapai apa yang disenangi mereka,
sebagaimana yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia karya
Purwodarminto.
Akan tetapi berbeda hukumnya jika yang dimaksud dengan pacaran
adalah upaya saling mengenal menjajaki kemungkinan untuk menjalin
pernikahan dalam momentum khitbah melamar. Karena sesungguhnya hal
itu sama seperti mendukung anjuran Rasulullah saw terhadap generasi
muda muslim untuk menikah, sebagai solusi menghindarkan diri dari
perzinahan.
ْﻦَﻋ ِﺪْﺒَﻋ ِﻪﻠﻟﺍ َﻝﺎَﻗ َﻝﺎَﻗ ﺎَﻨَﻟ ُﻝﻮُﺳَﺭ ِﻪﻠﻟﺍ ﻰَّﻠَﺻ ُﻪﻠﻟﺍ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َﻢَّﻠَﺳَﻭ ﺎَﻳ َﺮَﺸْﻌَﻣ
ِﺏﺎَﺒَّﺸﻟﺍ ِﻦَﻣ َﻉﺎَﻄَﺘْﺳﺍ ُﻢُﻜْﻨِﻣ َﺓَﺀﺎَﺒْﻟﺍ ْﺝَّﻭَﺰَﺘَﻴْﻠَﻓ ُﻪَّﻧِﺈَﻓ ُّﺾَﻏَﺃ ِﺮَﺼَﺒْﻠِﻟ ُﻦَﺼْﺣَﺃَﻭ
ِﺝْﺮَﻔْﻠِﻟ ْﻦَﻣَﻭ ْﻢَﻟ ْﻊِﻄَﺘْﺴَﻳ ِﻪْﻴَﻠَﻌَﻓ ِﻡْﻮَّﺼﻟﺎِﺑ ُﻪَّﻧِﺈَﻓ ُﻪَﻟ ٌﺀﺎَﺟِﻭ * )ﻩﺍﻭﺭ ﻢﻠﺴﻣ (
“Dari Ibnu Mas’ud ra berkata,  Rasulullah saw mengatakan kepada kami:
Hai sekalian pemuda, barang siapa diantara kamu yang telah sanggup
melaksanakan akad nikah, hendaklah melaksanakannya. Maka
sesungguhnya melakukan akad nikah itu (dapat) menjaga pandangan dan
memlihar farj (kemaluan), dan barangsiapa yang belum sanggup
hendaklah ia berpuasa (sunat), maka sesunguhnya puasa itu perisai
baginya” (muttafaq alaih)
Begitu juga sebaliknya, Rasulullah saw dengan gamblang mengancam
siapapun yang tidak mengikuti sunnahnya (termasuk di dalamnya
menikah) sebagai keluar dari golongannya. Demikian ketegasan
Rasulullah saw tercermin dalam haditsnya:
ﻦﻋ ِﺲَﻧَﺃ ِﻦْﺑ ٍﻚِﻟﺎَﻣ َّﻥﺃ َﻝﻮُﺳَﺭ ِﻪﻠﻟﺍ ﻰَّﻠَﺻ ُﻪﻠﻟﺍ ِﻪْﻴَﻠَﻋ َﻢَّﻠَﺳَﻭ :ﻝﺎَﻗ ﻲِّﻨِﻜَﻟ…
ُﻡﻮُﺻَﺃ ُﺮِﻄْﻓُﺃَﻭ ﻲِّﻠَﺻُﺃَﻭ ُﺪُﻗْﺭَﺃَﻭ ُﺝَّﻭَﺰَﺗَﺃَﻭ َﺀﺎَﺴِّﻨﻟﺍ ْﻦَﻤَﻓ َﺐِﻏَﺭ ْﻦَﻋ ﻲِﺘَّﻨُﺳ َﺲْﻴَﻠَﻓ
ﻲِّﻨِﻣ * ) ﻩﺍﻭﺭ ﻱﺭﺎﺨﺒﻟﺍ (
“Dari Anas ra. Bahwasanya Nabi saw berkata: …tetapi aku, sesungguhnya
aku salat, tidur, berbuka dan mengawini perempuan, maka barangsiapa
yang benci sunnahku maka ia bukanlah dari golonganku”
Kedua hadits ini menjelaskan posisi pentingnya sebuah pernikahan bagi
seorang. Sehingga Rasulullah sendiri membuat anjuran sekligus ancaman.
Oleh karena itulah pacaran dengan arti meminang atau melamar dalam
upaya mencari kesepahaman demi menuju jenjang pernikahan dalam
Islam dibolehkan. Karena kesempatan seorang muslim memandang muka
dan telapak tangan perempuan lain bukan muhrim hanya dalam momen
khitbah, tidak pada saat yang lain. Demikian keterangan dalam At-Tahdzib
fi Adillati Matnil Ghayah wat Taqrib
ﻊﺑﺍﺮﻟﺍﻭ ﺮﻈﻨﻟﺍ ﻞﺟﻻ ﺡﺎﻜﻨﻟﺍ ﺯﻮﺠﻴﻓ ﻰﻟﺍ ﻪﺟﻮﻟﺍ ﻦﻴﻔﻜﻟﺍﻭ
Keempat (dari tujuh macam pandangan laki-laki terhadap wanita) melihat
untuk maksud menikahi. Diperbolehkan memandang muka dan telapak
tangannya.
Demikian Rasulullah saw juga mengajarkan perlunya perkenalan dan
menganjurkannya walau dalam waktu yang singkat sebagaimana
pengalaman Al-Mughirah bin Syu’bah ketika meminang seorang
perempuan, maka Rasulullah berkomentar kepadanya:
ﺮﻈﻧﺍ ﺎﻬﻴﻟﺍ ﻪﻧﺎﻓ ﻯﺮﺣﺍ ﻥﺍ ﻡﺩﺆﻳ ﺎﻤﻜﻨﻴﺑ
Lihatlah dia (wanita itu), sesungguhnya melihat itu lebih pantas
(dilakukan) untuk dijadikan lauknya cinta untuk kalian berdua.
Oleh karena itu, segala macam bentuk pacaran tidak dapat dibenarkan
kecuali jika pacaran yang bermakna khitbah yang membolehkan seorang
lelaki hanya memandang muka dan telapak tangan perempuan, tidak lebih.
Artinya tidak melebihi dari muka dan telapak tangan, tidak melebihi saat
khitbah, dan juga tidak melebihi dari memandang itu sendiri. ( red. Ulil H)
Slumber www.nu.or.id

18.3.14

Mengenai NII, LDII, Ahmadiyah dan Ciri aliran sesat, dikutip dari jawaban Habib Munzir dalam forum www.majelisrasulullah.org

Saudaraku yg kumuliakan,
1. Ahmadiyah sudah jelas tentunya, banyak kesesatannya, diantaranya adalah mengakui Nabi setelah Nabi Muhammad saw, dan telah sepakat seluruh madzhab bahwa hukumnya Murtad.

2. mengenai LDII adalah banyak penyimpangannya, walau tidak sampai kepada murtad secara Mutlak,
diantaranya Takfir, yaitu mengkafirkan orang lain yg tak ikut dg mereka, maka mereka yg belum berbai;at pada mereka, dianggap kafir, juga dengan kewajiban berinfak, mereka harus berinfak pada pimpinannya, dan tak perlu halal atau haramnya yg penting mereka harus membayar iuran pada Imamnya, dan masih banyak lagi hal hal sesat.
namun jika mereka mengatakan kafir / murtad kepada kelompok muslimin, maka fitnah itu kembali pada diri mereka sendiri

3. NII adalah ajaran baru yg mewajibkan pengikutnya membayar iuran, diatas zakat yg sudah diwajibkan dalam syariah.
dan mereka juga tidak mengakui seluruh madzhab, dan tujuan mereka adalah mendirikan negara islam indonesia, dari ucapan dan tujuannya pun sudah bisa diketahui bahwa mereka bukan dari kalangan yg mengerti syariah,

karena jika seseorang ingin mendirikan khilafah islamiyah maka tak bisa dg berdasarkan negara, tapi dunia, sebagaimana dimasa Rasul saw dan para Khulafa'urrasyidin tak ada istilah Negara Islam Madinah, atau Negara Islam Makkah, tapi khilafah islamiyah.

maka jika ia membatasinya di indonesia saja, maka masih menggunakan kesukuan dan itu bukan khilafah islam, dan dari nama itu sudah jelas kedangkalan mereka terhadap pemahaman apa itu Khilafah Islamiyah.

secara mudahnya saja, semua ajaran yg yg mengajarkan kita keluar dari madzhab, maka ajaran itu adalah sesat.

sebagaimana sabda Rasul saw : ":Barangsiapa yg keluar sejengkal dari kumpulan muslimin (memisahkan diri), lalu ia wafat (dalam keadaan memisahkan diri) maka ia mati dalam kematian jahiliyah" (Shahih Bukhari).

seluruh madzhab itu adalah satu kumpulan, walau fatwa fiqih berbeda namun dari sumber dan rumpun yg sama, Imam Hambali adalah murid Imam SYafii, dan Imam Syafii adalah murid Imam Malik, dan Imam Malik hidup sezaman dg Imam Hanafi, dan keduanya belajar dari Tabiin dan sahabat Rasul saw, dan para sahabat belajar dari Rasulullah saw.

sanad mereka jelas, dan diikuti oleh seluruh ulama muslimin di dunia, kita semua satu, mengakui madzhab madzhab dan tidak saling bertentangan dan mencaci, kesemuanya satu rumpun,

dan berbeda dg mereka yg memisahkan diri seperti NII dan LDII yg tidak mengakui madzhab, lebih lebih lagi ahmadiyah yg jelas jelas murtad.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

17.3.14

ISLAM UNTUK PERADABAN, Pidato Raja Jordania di Jakarta

Bismillah ar-Rahman ar-Rahim
Assalamu Alaikum wa Rahmatullah wa Barakatuh
“Terima Kasih”. Adalah suatu kehormatan bagi saya untuk mendukung Nahdlatul Ulama dalam
tugasnya berdakwah. Kepada Anda semua-komunitas muslim Indonesia yang hebat, untuk seluruh
sahabat dari berbagai keyakinan, dan kepada seluruh bangsa Indonesia, saya sampaikan salam
Yordania dan salam dari seluruh rakyatnya.
Perkenankan saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam di tahun ini atas wafatnya seorang
anak bangsa dan tokoh umat yang terkenal, Yang Terhormat Rais Aam PBNU KH Muhammad Ahmad
Sahal Mahfudh.
Dan juga saya menyampaikan rasa simpati mendalam kepada para korban bencana alam yang
akhir-akhir ini terjadi di Indonesia. Kami berdoa agar segala sesuatunya kembali pulih dengan cepat
dan menyeluruh.
Yang Terhormat Bapak Ketua, Yang Terhormat para Tokoh Masyarakat, Yang Mulia para Duta Besar,
Saudara-saudara dan Saudari-saudariku
Jauh sebelum modernisasi mendunia, terdapat suatu umat; masyarakat muslim dunia. Dan jauh
sebelum adanya teknologi-teknologi modern yang mendekatkan budaya-budaya yang saling
berjauhan, Islam telah mengajarkan kerukunan antarmanusia dan kesamaan martabat bagi semua
orang.
Ini adalah pesan dari Islam yang tradisional, bertoleransi, beragam, dan berdasarkan pada mazhab.
Pesan itu dipersembahkan untuk rasa cinta pada Allah, mengikuti Nabi Muhammad SAW, berusaha
untuk hidup dalam kebajikan, dan memperlakukan orang lain dengan kebaikan dan keadilan.
Semangat Islam dan nilai-nilai sosialnya sangat penting untuk masa depan bumi. Setiap muslim
mempunyai peranan terutama para pemuda dan pemudi untuk membantu mengarahkan masa depan
kemanusiaan. Dan juga untuk bekerja sama dengan yang lain dalam memecahkan segala masalah,
menghadapi segala tantangan, dan menangkap setiap peluang.
Yang memprihatinkan saat ini, ada kekuatan-kekuatan yang berusaha menarik kembali kemajuan ini
dengan menghasut agama dan konflik etnis. Pada krisis Syria, kita melihat adanya eksploitasi
perpecahan sekte untuk membenarkan tindak kekerasan dan mempertahankan kekuasaan. Tapi
kawasan kita tidak sendiri. Bahaya akibat konflik agama mengancam seluruh umat, bahkan lebih
dalam lagi, seluruh kemanusiaan. Dan kita harus menanggapinya.
Dimulai dengan menyuarakan lebih kuat untuk Islam yang tradisional dan moderat. Saya mengetahui
banyak dari Anda dan banyak juga di seluruh Asia yang sedang berusaha mencapai tujuan ini. Ini
juga merupakan tujuan dari “Amman Massage” (Pesan Amman), yang dengan bangga kami resmikan
sepuluh tahun lalu. Inisiatif ini menegaskan kembali ajaran-ajaran Islam dalam hal toleransi,
kekhusyukan kepada Allah, belas kasih dan perdamaian antarmanusia.
Kita melaksanakan Amman Message dengan jangkauan secara global. Saya bersyukur kepada
bangsa Indonesia yang telah menjadi rekan kami dalam usaha ini. Hasilnya merupakan kesepakatan
bersejarah dari para cendekiawan muslim di seluruh dunia-yang pertama terjadi dalam 1400 tahun-
menyepakati siapa muslim sungguhan, melarang pengafiran pihak lain, dan secara terang-terangan
mengakui keabsahan delapan mazhab dalam Islam yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hanbali, Ja’fari, Zaidi,
Abadhi, dan Zhahiri.
Tiga pasal dari Amman Massage mengulas mengenai klaim palsu dari orang-orang yang ingin
mengeksploitasi agama untuk memecah-belah kita. Seperti firman Allah SWT dalam kitab suci Al-
Quran; bismillah arrahman arrahim. Innamal Mukminuna Ikhwatun. Fa ashlihu baina akhawaikum.
Wattaqullaha la’allakum tuflihun. Shadaqallahul azhim .
***
Saudara-saudara dan Saudari-saudariku,
Pada musim panas lalu, para pemimpin dan cendekiawan muslim dari seluruh dunia bertemu di
Amman, dan dengan tegas mengutuk para penghasut yang menyebabkan konflik (fitnah) antara
pengikut sekte Sunni-Syiah. Para pemimpin mengakui bahwa prinsip-prinsip Islam dan nilai-nilai
Demokrasi dapat saling melengkapi satu sama lain. Dan bahwa contoh yang paling layak dari negara
Islam yang dapat hidup terus dan berkelanjutan adalah negara yang mengabdi pada rakyatnya,
didirikan di atas lembaga-lembaga yang mengutamakan musyawarah dan keadilan. Negara-negara
tersebut menekankan kebebasan berpendapat dan berkeyakinan, dan kesucian darah manusia.
Tergantung pada kita untuk mengenalkan pengetahuan ini ke sekolah-sekolah, perguruan tinggi,
masjid, media, dan lain sebagainya. Kita harus terus bekerja sama-seperti yang sedang kita lakukan
di sini hari ini-untuk memajukan ajaran-ajaran Islam yang kita cintai;  untuk merangkul yang lain; dan
menyatukan yang terpecah-belah.
Bersama-sama, kita juga memiliki peran langsung dalam mengatasi krisis di Syiria. Seperti di masa
lampau, Yordania telah bertindak dengan belas kasih untuk menolong ratusan ribu keluarga-keluarga.
Sesungguhnya, sampai hari ini negara kami sudah menampung lebih dari 600,000 pengungsi Syiria.
Beban kemanusiaan ini membutuhkan pertolongan global.
Sebagai anggota dari Organisasi Kerja Sama Islam, kita harus bekerja sama dengan komunitas
internasional untuk memberikan bantuan kemanusiaan, mengakhiri pertumpahan darah, dan
membantu semua pihak mencapai solusi politik yang damai antara lain menjaga kesatuan Syiria dan
keutuhan wilayahnya; dan mencapai aspirasi rakyat Syria.
Dan yang tetap penting adalah kita mampu menyelesaikan krisis kawasan saya yang telah
berlangsung lama yaitu konflik Palestina-Israel. Ekstremisme semakin berkembang dengan
memanipulasi penderitaan dan keputusasaan. Suara bersama dari dunia muslim dan Organisasi
Kerja Sama Islam, memberikan pesan alternatif. Yordania, Indonesia, dan 55 anggota OKI lainnya
dengan suara bulat telah mengadopsi Inisiatif Perdamaian Arab, untuk penyelesaian akhir,
menyelesaikan semua masalah-masalah terakhir, berdasarkan solusi dua-negara. Bersama-sama,
kita tidak boleh menyerah dalam mencari negosiasi menuju masa depan yang damai dan adil, dengan
negara Palestina yang berdaulat, merdeka dan berkelanjutan, merujuk pada kesepakatan batas
wilayah 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.
***
Sahabat-sahabatku,
Masyarakat dunia memiliki kesamaan dalam hal kemanusiaan. Semboyan negara Indonesia
"Bhinneka Tunggal Ika” berlaku bagi kita semua. Kita diimbau untuk bersungguh-sungguh mengenai
dialog global dan pemahamannya. Allah berfirman dalam kitab suci Al-Quran; Bismillah arrahman
arrahim. Ya ayyuhannasu inna khalaqnakum min dzakarin wa untsa. Wa ja’alnakum syu’ubaw wa
qaba’ila lita’arafu. Inna akramakum indallahi atqakum. Innallahu alimun khabir. Sadaqallahul azhim.
***
Saudara-saudara dan Saudari-saudariku,
Konferensi Anda hari ini merupakan suatu perayaan dari pentingnya saling pengertian. Yordania juga
merasa ini sebagai tanggung jawab khusus. Dari rumah kami yang merupakan tanah suci dari tiga
agama, kami telah menjangkau dunia.
Inisiatif “A Common Word" ( Kalimatun Sawa’ ) yang telah menyatukan umat Kristen dan muslim
secara berkelanjutan, mencerminkan pengakuan bersama dari firman-firman emas kedua agama:
untuk mencintai Allah dan mencintai sesama. Ada juga banyak inisiatif lain antaragama di mana kami
diberi kehormatan untuk  menjadi pelopor baik di Yordania, di kawasan dan dunia termasuk
konferensi kami di musim panas lalu tentang Arab Kristen, forum Katolik-Muslim dunia, Taman
Nasional untuk situs pembaptisan Yesus Kristus AS, dan banyak lagi.
Resolusi Yordania untuk "World Interfaith Harmony Week" (Minggu Harmonisasi Antariman Dunia)
dengan suara bulat disahkan Majelis Umum PBB. Tahun ini, insya Allah, saya akan menyerahkan
sebuah penghargaan baru untuk acara terbaik pada World Interfaith Harmony.
Kami melakukan hal-hal ini dan inisiatif lainnya, tidak hanya merupakan tugas kami sebagai
keturunan langsung dari Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai penjaga situs-situs suci muslim
dan umat Kristen di Yerussalem, tetapi juga sebagai bakti kami untuk umat, mengutip istilah fardu
kifayah .
***
Sahabat-sahabatku,
Saat kita dan yang lainnya mencapai suatu kesepakatan bersama dan rasa saling hormat, kita
sedang membangun masa depan yang layak untuk anak-anak kita.
Di mana ada konflik, dialog dapat membawa perdamaian. Di mana ada damai, dialog dapat
membawa harmoni. Di mana ada harmoni, dialog dapat membawa persahabatan. Dan di mana ada
persahabatan, dialog dapat membawa tindakan bersama yang menguntungkan.
Ini adalah tugas Anda di sini hari ini, dan juga adalah tugas kita bersama di hari-hari mendatang.
Yordania berdiri bersama Anda, untuk kebenaran, toleransi, dan rasa saling menghormati. Wallahu
waliyyut taufiq. Wassalamu alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.
*) Diterima dari staf Duta Besar Yordania di Gedung Jakarta Convention Center (JCC) dalam bentuk
terjemahan bahasa Indonesia. Raja Abdullah bin Al-Hussein (Abdullah II) menyampaikan teks pidato
ini dalam bahasa Inggris di hadapan sedikitnya 500 hadirin saat pembukaan Multaqa Sufi yang
diselenggarakan PBNU di JCC, Rabu 26 Februari 2014.

2.3.14

Bangsa Indonesia ternyata sangat dicintai Rasulullah

Tatkala Prof. DR. al-Muhaddits as-Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki bersama rombongan ulama lainnya pergi berziarah ke Makam Rasulullah Saw., tiba-tiba beliau diberikan kasyaf (tersingkapnya hijab) oleh Allah Swt. dapat jumpa dengan Nabi Saw. Di belakang Nabi Muhammad Saw. sangat banyak orang yang berkerumunan. Ketika ditanya oleh as-Sayyid Muhammad al-Maliki: “Ya Rasulullah, siapakah orang-orang itu?”

Rasulullah Saw. pun menjawab: “Mereka adalah ummatku yang sangat aku cintai.”

Dan diantara sekumpulan orang yang banyak itu ada sebagian kelompok yang sangat banyak jumlahnya. Lalu as-Sayyid Muhammad al-Maliki bertanya lagi: “Ya Rasulullah, siapakah mereka yang berkelompok sangat banyak itu?”

Rasulullah Saw. kemudian menjawab: “Mereka adalah Bangsa Indonesia yang sangat banyak mencintaiku dan aku mencintai mereka.”

Akhirnya as-Sayyid Muhammad al-Maliki menangis terharu dan terkejut. Lalu beliau keluar dan bertanya kepada jamaah: “Mana orang Indonesia? Aku sangat cinta kepada Indonesia.” (Dikutip dari ceramah Syaikh KH. Muhyiddin Abdul Qadir al-Manafi).

Sya'roni As Samfuriy, Cilangkap Jaktim 28 Februari 2014

26.9.13

Habib Munzir pernah ditanya tentang PKS, apa jawabannya ?

Disebuah forum online Majelis Rasulullah, Mei 2008, Habib Munzir bin
Fuad Al-Musawa pernah ditanya oleh simpatisan PKS tentang Partai Keadilan Sejahtera
(PKS) dan Wahhabi.
Pimpinan Majelis Rasulullah itu memberikan tanggapan bahwa PKS banyak dihuni oleh
kaum Anti-Maulid (non-Aswaja) , akan tetapi PKS mulai merubah keadaannya dengan dekat
pada kalangan Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja). Namun, menurut pengamat politik
Aswaja, PKS melakukan itu hanya bentuk manuver politik semata.
"Rahmat dan Anugerah Nya swt semoga selalu menerangi pada hari hari anda. Saudaraku
yg kumuliakan, Pks banyak dihuni para kaum anti maulid, namun akhir akhir ini pks
merubah keadaannya menjadi bermasyarakat dengan aswaja, dan banyak pula kaum anti
maulid meninggalkan pks sebab mereka banyak merangkul para habaib dan ulama, namun
sebagian pengamat politik aswaja tetap mengatakan bahwa pks hanya berpolitik demikian,
dan jika mereka berkuasa maka mereka akan kembali dengan akidahnya, karena mereka
memakmurkan para ustaz yg mengajarkan fiqih yg tidak berpegang pada satu madzhab,
dan ajaran tauhid ilahiyah yg bertentangan dengan aswaja. Demikian pro dan kontra atas
pks, namun pribadi saya sendiri berlepas diri dari segala permasalahan politik. Demikian
saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan
selalu. Wallahu a'lam", tulis Habib Munzir.
Terkait manuver politik PKS, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Adnan Anwar juga pernah
mengingatkan supaya warga NU berhati-hati kepada manuver politik simbolik seperti yang
dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Wasekjen PBNU mengatakan hal itu dalam menanggapi Presiden PKS, Anis Matta yang
berziarah dan tahlilan ke makam Sunan Kalijaga pada April 2013. Ia menilai Anis Matta,
lulusan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA), sebuah lembaga di bawah
naungan Universitas Islam Imam Muhammad bin Sa'ud Riyadh Saudi Arabia melakukan
manuver politik.
“Itu politik pengelabuan!” tegas Adnan di gedung PBNU, Jakarta, Rabu, beberapa bulan lalu
(3/4/2013).
Adnan menambahkan, politikus PKS itu melakukan amalan warga NU, tujuannya hanya
meraih simpati dan mendulang suara di saat citra PKS rusak. Karena partai yang mengaku
islami tersebut dilanda skandal korupsi yang melibatkan presiden partainya.
Habib Munzir Berharap Paham Wahhabi Sirna
Habib Munzir bin Fuad Al Musawa juga mengatakan bahwa hubungan dirinya dengan
Titaful Sembiring (tokoh PKS) baik dan saling menghadiri undangan masing-masing.
Habib Munzir juga menegaskan bahwa parpol manapun yang mengundang selama untuk
tujuan baik, ia akan hadir. Akan tetapi ia mengaku tidak ikut campur dengan urusan dunia
politik.
"Kita tetap bersih dari politik, parpol manapun mengundang saya saya akan hadir jika untuk
hal yang baik." tegasnya.
"Kita berharap faham wahabisme di dunia sirna dengan kebangkitan aswaja, karena faham
faham sesat diizinkan oleh Allah muncul berkembang demi memancing bangkitnya
muslimin dan ulama untuk membenahi kebenaran dan kemuliaan islam" tambahnya. (*)
Redaktur : Ibnu Mansyur
Sumber : Majelis Rasulullah.org (24/5/2008), NU Online (3/4/2013) / Ilustrasi Foto
(Antarafoto.com ) : Safari Presiden PKS beserta rombongan di Ponpes Tebuireng,
Jombang, Jawa Timur.(berita:muslimedianews)

Get this blog as a slideshow!