Tampilkan postingan dengan label Manusia berumur Panjang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manusia berumur Panjang. Tampilkan semua postingan

16.5.10

Kakek berumur 140 tahun,Pernah menikah 13 kali.

Dalam rangkaian Sensus Penduduk 2010, Syamsudin ,petugas lapangan BPS Kabupaten Bekasi, menemukan seorang pria berusia 140 tahun.lelaki tua bernama Karnita itu baru terdata dalam sensus penduduk tahun ini.
Karnita selama ini tinggal bersama lima cucu dan tujuh cicitnya di RT 1/4 , Segara Jaya,Taruma Jaya,Kabupaten Bekasi. "Pada pencacahan Kamis (13 /5), kami menemuinya dan mendatanya, " ujar Syamsudin.
Kendati kakek tersebut tak memiliki KTP, tapi kebenaran dari pengakuan Karnita bisa dibuktikan. Karnita masih ingat secara rinci peristiwa demi peristiwa yang dialaminya saat penjajahan oleh Jepang maupun Belanda berlangsung di Indonesia.

MENIKAH 13 KALI.
"Saya juga menanyakan kepada keluarga perihal pernikahan Karnita. Dia telah 13 kali memiliki istri," kata Syamsudin. Karnita merupakan lelaki keturunan Cirebon yang sebelumnya selalu berpindah-pindah tempat dan akhirnya menetap di Desa Segara Jaya, Kabupaten Bekasi.
Salah seorang cucu Karnita, Warni (45) , membenarkan usia kakeknya telah menginjak 140 tahun. Menurut dia,rutinitas yang paling menonjol dilakukan kakeknya adalah puasa mutih selama 21 hari. Dia percaya bahwa dengan puasa manusia akan memperpanjang umurnya."Hal itu dilakukannya setiap bulan.Namun, belakangan saya melarangnya,sebab saya khawatir menganggu kesehatan beliau," ujar sang cucu.

Petugas Sensus Penduduk 2010 sedang berbincang dengan cucu-cucu Kakek berusia 140 tahun


(sumber:tvOne.co.id & antaranews)

9.5.10

Inilah Kakek berusia 130 tahun!


Meski usianya sudah 130 tahun, namun Mbah Ismail, warga Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah masih mempunyai daya ingat yang masih tajam. Dia mempunyai enam istri, dan mempunyai puluhan cicit. Data sementara, kemungkinan Mbah Ismail adalah manusia tertua di Kabupaten Brebes, meski belum ada bukti tertulis. Ditemui di rumahnya, Kamis 06 Mei 2010 , Mbah Ismail mengaku usianya l30 tahun.
Lahir sekitar 1880- an, ketika itu Brebes masih dipimpin oleh Adipati.ia menuturkan, dirinya memiliki umur panjang dan diberi kesehatan hingga saat ini, karena selama hidupnya ia rajin berzikir dan mengamalkan amal-amalan di tengah malam. Selain itu, rajin berpuasa sunnah.
Di usianya yang seabad lebih ini, ia juga masih mampu menjalani aktivitas sehari-harinya di rumah, seperti bersih-bersih rumah dan halaman. Yang lebih menakjubkan lagi, ternyata pendengarannya pun masih tajam. Apalagi ia juga masih mampu membaca Al-Quran dan kitab lainnya dengan fasih, meski harus dibantu kacamata.
Bahkan kisah perjuangan Bangsa Indonesia yang terjadi pada saat itu, masih diingat secara jelas dalam benaknya. Ketika masa mudanya, ia pernah mengkuti kerja rodi pada zaman penjajahan Belanja untuk membuat jalan utama Brebes dan jembatan Sungai Pemali yang saat itu masih berupa jembatan sasak. Diceritakannya, ia juga mengaku tahu persis kondisi wilayah Brebes tempo dulu. Bahkan ia juga ikut langsung dalam proses pembangunan Masjid Agung Kota Brebes, yang didirikan sekitar tahun 1933. Kakek yang mempunyai istri enam itu, kini hidup di rumah sederhana bersama anak menantunya, Mutmainah (70). Anak terakhirnya kini berusia lebih dari 60 tahun. Mbah Ismail memiliki sejumlah koleksi benda-benda pusaka berupa keris.
Dari hasil pernikahannya dengan enam istri, Mbah Ismaim mempunyai puluhan cucu dan cicit. Namun, semua istri yang dinikahinya itu kini sudah meninggal dunia. Usianya yang melampui usia rata-rata manusia, membuat sebagian orang menganggap Mbah Ismail sebagai orang sakti, sehingga sering didatangi warga untuk meminta kemudahan rejeki dan pekerjaan. " Bapak memang sering dimintai tolong orang," kata Mutmainah (70) , anak menantu Mbah Ismail.(panturanews)

Get this blog as a slideshow!