27.4.11

50 Tahun Salah Paham


Dikisahkan , disebuh gedung pertemuan yang amat megah, seorang pejabat senior istana sedang menyelenggarakan pesta ulang tahun perkawinannya yang ke-50. Peringatan kawin emas itu ramai didatangi oleh tamu - tamu penting seperti para bangsawan , keluarga pejabat istana , pedagang besar serta seniman-seniman terpandang dari seluruh pelosok negeri. Bahkan kerabat serta kolega dari kerajaan -kerajaan tetangga juga hadir . Pesta ulang tahun perkawinan pun berlangsung dengan megah dan sangat meriah.
Setelah berbagai macam hiburan ditampilkan, sampailah pada puncak acara, yaitu jamuan makan malam yang sangat mewah. Sebelum menikmati jamuan tersebut , seluruh hadirin mengikuti prosesi penyerahan hidangan istimewa dari sang pejabat istana kepada istri tercinta . Hidangan itu tak lain adalah sepotong ikan emas yang diletakkan di sebuah piring besar yang mahal. Ikan emas itu dimasak langsung oleh koki kerajaan yang sangat terkenal .
“ Hadirin sekalian , ikan emas ini bukanlah ikan yang mahal. Tetapi , inilah ikan kegemaran kami berdua , sejak kami menikah dan masih belum punya apa -apa , sampai kemudian di usia perkawinan kami yang ke-50 serta dengan segala keberhasilan ini. Ikan emas ini tetap menjadi simbol kedekatan , kemesraan , kehangatan , dan cinta kasih kami yang abadi, ” kata sang pejabat senior dalam pidato singkatnya .
Lalu , tibalah detik- detik yang istimewa yang mana seluruh hadirin tampak khidmat menyimak prosesi tersebut . Pejabat senior istana mengambil piring, lalu memotong bagian kepala dan ekor ikan emas. Dengan senyum mesra dan penuh kelembutan , ia berikan piring berisikan potongan kepala dan ekor ikan emas tadi kepada isterinya. Ketika tangan sang isteri menerima piring itu, serentak hadirin bertepuk tangan dengan meriah sekali. Untuk beberapa saat , mereka tampak ikut terbawa oleh suasana romantis, penuh kebahagiaan , dan mengharukan tersebut .
Namun suasana tiba -tiba jadi hening dan senyap . Samar -samar terdengar isak tangis si isteri pejabat senior. Sesaat kemudian , isak tangis itu meledak dan memecah kesunyian gedung pesta. Para tamu yang ikut tertawa bahagia mendadak jadi diam menunggu apa gerangan yang bakal terjadi. Sang pejabat tampak kikuk dan kebingungan. Lalu ia mendekati isterinya dan bertanya “ Mengapa engkau menangis , isteriku?”
Setelah tangisan reda, sang isteri menjelaskan “ Suamiku… sudah 50 tahun usia pernikahan kita . Selama itu pula aku telah dengan melayani dalam duka dan suka tanpa pernah mengeluh . Demi kasihku kepadamu, aku telah rela selalu makan kepala dan ekor ikan emas selama 50 tahun ini. Tapi sungguh tak kusangka, di hari istimewa ini engkau masih saja memberiku bagian yang sama. Ketahuilah suamiku , itulah bagian ikan yang paling tidak aku sukai . ” tutur sang isteri .
Pejabat senior terdiam dan terpana sesaat . Lalu dengan mata berkaca -kaca pula , ia berkata kepada isterinya, ” Isteriku yang tercinta … 50 tahun yang lalu saat aku masih miskin , kau bersedia menjadi isteriku . Aku sungguh-sungguh bahagia dan sangat mencintaimu . Sejak itu aku bersumpah pada diriku sendiri , bahwa seumur hidup aku akan bekerja keras, membahagiakanmu , membalas cinta kasih dan pengorbananmu . ”
Sambil mengusap air mata istrinya , pejabat senior itu melanjutkan , “ Demi Tuhan, setiap makan ikan emas , bagian yang paling aku sukai adalah kepala dan ekornya. Tapi sejak kita menikah , aku rela menyantap bagian tubuh ikan emas itu . Semua kulakukan demi sumpahku untuk memberikan yang paling berharga buatmu . ”
Sang pejabat terdiam sejenak , lalu ia melanjutkan lagi “Walaupun telah hidup bersama selama 50 tahun dan selalu saling mencintai , ternyata kita tidak cukup saling memahami . Maafkan saya, hingga detik ini belum tahu bagaimana cara membuatmu bahagia . ”
Akhirnya , sang pejabat memeluk isterinya dengan erat. Tamu-tamu terhormat pun tersentuh hatinya melihat keharuan yang tersuguh dan mereka kemudian bersulang untuk menghormati kedua pasangan tersebut . ……………………

Arti cerita diatas : Bisa saja , sepasang suami - isteri saling mencintai dan hidup serumah selama bertahun -tahun lamanya. Tetapi jika di antaranya tidak ada saling keterbukaan dalam komunikasi , maka kemesraan mereka sesungguhnya rawan dengan konflik. Kebiasaan memendam masalah itu cukup riskan karena seperti menyimpan 'bom waktu' dalam keluarga .
Kalau perbedaan tetap disimpan sebagai ganjalan dihati , tidak pernah dibiacarakan secara tulus dan terbuka , dan ketidakpuasan terus bermunculan , maka konflik akan semakin tak tertahankan dan akhirnya bisa meledak. Jika keadaan sudah seperti ini, tentulah luka yang ditimbulkan akan semakin dalam dan terasa lebih menyakitkan . Kita haruslah selalu membangun pola komunikasi yang terbuka dengan dilandasi kasih , kejujuran, kesetiaan, kepercayaan , pengertian dan kebiasaan berpikir positif.
============================================
Sumber artikel, dari buku : Sudarmono, Dr. ( 2010 ) . Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi.

25.4.11

Sumpah Suci Orang Suci


Tersebutlah,, Seorang suci sedang bermeditasi di bawah sebuah pohon yang berada tepat pada pertemuan dua jalan . Tiba tiba meditasinya terganggu seorang pemuda yang berlari dengan panik ke arah jalan yang menuju dirinya.
“ Tolonglah saya, ” pemuda itu memohon. “Ada beberapa orang yang salah menuduh , dikiranya saya mencuri . Mereka mengejar saya bersama banyak orang . Kalau mereka sampai menangkap saya, kedua tangan saya akan dipotong oleh mereka. ”
Pemuda itu kemudian memanjat pohon yang digunakan Orang suci itu untuk bermeditasi dan cepat bersembunyi di antara dahan-dahannya yang rindang, “ Tolong jangan katakan kepada mereka dimana saya bersembunyi , ” kata pemuda itu memelas.
Orang suci itu melihat dengan mata hatinya, bahwa si pemuda memang tidak bersalah dan telah berkata sesungguhnya.
Beberapa menit kemudian datanglah sekelompok orang desa yang tampak sedang memburu sesuatu,dan pemimpinnya bertanya pada Orang suci, “ Apakah Bapak melihat pemuda yang berlari ke arah sini? ” " Kemana perginya? "

Berpuluh tahun sebelumnya Orang suci itu pernah bersumpah untuk selalu berkata jujur alias menjauhi bohong dan dusta, jadi ia mengatakan telah melihat pemuda itu .
Orang suci itu sebenarnya tidak ingin mengkhianati sipemuda , namun sumpahnya telah menakutkannya untuk berbuat kebohongan. Ditunjuknya pohon di atasnya. Alhasil, penduduk desa beramai -ramai menyeret si pemuda turun dari sela- sela dahan dan kemudian memotong kedua tangannya .

Jauh ketika orang suci itu telah wafat , Ia dibawa ke Mahkamah Agung di Akherat . Ia dikutuk dan dan dipersalahkan karena sikapnya terhadap pemuda tidak berdosa waktu itu. Tetapi Orang suci tersebut protes dengan mengatakan, “ saya telah bersumpah suci saya akan selalu berkata jujur,kenapa saya malah dihukum ? ”
Akim pengadilan akherat itu berkata , “Namun hari itu kamu lebih mencintai kebanggaan dirimu dari kebajikan. Bukan demi kebajikan kamu menyerahkan pemuda itu kepada penuntutnya, namun kamu semata - mata mempertahankan citra kosong tentang dirimu sendiri sebagai 'orang suci' . Ketahuilah,,, Kebajikan manusia yang terbatas kerap memandu pemahaman menjadi kekuatan yang memaksa kita untuk berbuat jahat. . kepada sesama. ” " Kebaikan harus tetap ditempatkan dalam kebenaran pula "
============================================
Sumber artikel, dari buku : Sudarmono, Dr. ( 2010 ) . Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi,

24.4.11

Satu Tamparan Untuk Tiga Pertanyaan ,Sebuah Kisah Tauhid

Ada seorang pemuda yang merasa tinggi intelektualitasnya sedang mencari seorang guru agama, kiai ,habib atau siapapun yang bisa menjawab tiga pertanyaannya.Jika ada yang bisa menjawabnya,maka dia akan beriman. Akhirnya sang pemuda itu menemukan seorang yang bijaksana .
Pemuda ( P) : Anda siapa ? Bisakah menjawab pertanyaan - pertanyaan saya?
Bijaksana ( B ) : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda .
P : Anda yakin ? Sedang profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
B : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.
P : Saya punya tiga buah pertanyaan, begini :
*1. Kalau memang Tuhan itu ada , tunjukkan wujud Tuhan kepada saya.
*2 . Apakah yang dinamakan takdir?.
*3 . Kalau setan diciptakan dari api , kenapa dimasukkan ke neraka yang terbuat dari api , tentu tidak menyakitkan buat setan, sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu ?
Tiba -tiba sang orang bijaksana tersebut menampar pipi sipemuda dengan keras.
P ( sambil menahan sakit) : Kenapa anda marah kepada saya?
B : Saya tidak marah … Tamparan itu adalah jawaban saya atas tiga buah pertanyaan yang Anda ajukan kepada saya.
P : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti maksud anda.
B : Bagaimana rasanya tamparan saya?
P : Tentu saja saya merasa sakit.
B : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada ?
P : Ya.
B : Tunjukkan pada saya wujud sakit itu !
P : Saya tidak bisa.
B : Itulah jawaban pertanyaan pertama. Kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudNya
B : Apakah tadi malam Anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
P : Tidak .
B : Apakah pernah terpikir oleh Anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?
P : Tidak .
B : Itulah yang dinamakan Takdir.
B : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda ?
P : Kulit.
B : Terbuat dari apa pipi anda?
P : Kulit.
B : Bagaimana rasanya tamparan saya?
P : Sakit
B : Nah,, walaupun setan dan neraka sama-sama terbuat dari api ,namun neraka tetap menjadi tempat yang menyakitkan untuk setan.
P : Baiklah,saya mengakui ketinggian ilmu anda,sekarang bimbinglah saya menuju agama Tauhid yang anda yakini.

23.4.11

Kisah Hari ini : "DISINI JUAL IKAN SEGAR"

Tersebutlah seseorang yang mulai berjualan ikan segar di sebuah pasar. Ia kemudian memasang papan pengumuman bertuliskan” Disini Jual Ikan Segar”.
Tidak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya.
“ Mengapa kau tuliskan kata: DISINI ? Bukankah semua orang sudah tahu kalau kau berjualan DISINI , bukan DISANA ? ”
“ Benar juga ! ” pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata “DISINI ” dan tinggallah tulisan “JUAL IKAN SEGAR”.
Tidak lama kemudian datang pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya . “ Mengapa kau pakai kata SEGAR? Bukankah semua orang sudah tahu kalau yang kau jual adalah ikan segar , bukan ikan busuk ? “
" Benar juga " pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata “SEGAR” dan tinggallah tulisan “JUAL IKAN ”.
Sesaat kemudian datanglah pengunjung ke tiga yang juga menanyakan tulisannya : “Mengapa kau tulis kata JUAL ? Bukankah semua orang sudah tahu kalau ikan ini untuk dijual , bukan dipamerkan ?
" Benar juga ! " , pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata JUAL dan tinggallah tulisan “ IKAN ”.
Selang beberapa waktu kemudian , datanglah pengunjung ke 4 , yang juga menanyakan tulisannya: “Mengapa kau tulis kata IKAN? Bukankah semua orang sudah tahu kalau ini Ikan bukan Daging? “
" Benar juga ", pikir si penjual ikan, lalu diturunkannya papan pengumuman itu.

Renungan : Bila kita ingin memuaskan semua orang , kita tidak akan mendapatkan apa-apa . Karena, setiap keputusan yang kita ambil tentulah tidak bisa memuaskan semua orang!
Be yourself!
====================================
Sumber artikel, dari buku : Sudarmono, Dr. ( 2010 ) . Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi.(image:modelindo.wordpress.com)

21.4.11

Mampukah Kita Mencintai tanpa syarat ?


Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, Pak Suyatno (58 tahun) kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit. Istrinya juga sudah tua, mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak.
Di sinilah awal cobaan menerpa , setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba - tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan, itu terjadi sejak 25 tahun yang lalu. Bahkan sudah 3 tahun belakangan seluruh tubuh istrinya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Setiap hari Pak Suyatno memandikan , membersihkan kotoran , menyuapi , dan mengangkat istrinya ke atas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum , untunglah tempat usaha Pak Suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya, sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang . Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yang dia alami seharian .
Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi , Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka , sekarang anak- anak mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.
Pada suatu hari ke empat anak Suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing-masing dan Pak Suyatno memutuskan agar ibu mereka dia sendiri yang merawat , yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.
Dengan kalimat yang cukup hati -hati anak yang sulung berkata “Pak, kami ingin sekali merawat ibu , semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak . . .. . . . . . bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu ” . Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata -katanya ” sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi , kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak , kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian” .
Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga oleh anak-anak mereka . “ Anak-anakku . . . . .. . . . Jikalau perkawinan dan hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah .. . . . . tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup , dia telah melahirkan kalian …( sejenak kerongkongannya tersekat ),. . . kalian yang selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat menghargai dengan apapun . coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini. Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain , bagaimana dengan ibumu yg masih sakit ?. ”
Sejenak meledaklah tangis anak -anak Pak Suyatno. Merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata bu Suyatno. . dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu.

*Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat istrinya yg sudah tidak bisa apa-apa . disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio . kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru,, disitulah pak Suyatno bercerita ;
*** Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya , tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu , tenaga, pikiran , perhatian ) adalah kesia -siaan . Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan batinnya bukan dengan mata , dan dia memberi saya 4 orang anak yang lucu-lucu . Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama … dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya ,dia sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya, apalagi dia sakit ***
============================================
Sumber artikel, dari buku : Sudarmono, Dr. ( 2010 ) . Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi.

20.4.11

Dimana letak Kebahagiaan ?


Fantasi mengisahkan : Konon pada suatu waktu, Tuhan memanggil tiga malaikatnya. Sambil memperlihatkan sesuatu Tuhan berkata ; “ Ini namanya Kebahagiaan. Ini sangat bernilai sekali, ini dicari dan sangat diperlukan oleh semua manusia. Simpanlah di suatu tempat supaya manusia sendiri yang menemukannya, Jangan ditempat yang terlalu mudah sebab nanti kebahagiaan ini disia-siakan, Tetapi jangan pula di tempat yang terlalu susah sehingga tidak bisa ditemukan oleh manusia. Dan yang penting , letakkan kebahagiaan itu di tempat yang bersih !”.

Setelah mendapat perintah tersebut , turunlah ketiga malaikat itu langsung ke bumi untuk meletakkan kebahagiaan tersebut . Tetapi dimana meletakkannya ?
Malaikat pertama mengusulkan , “Letakan dipuncak gunung yang tinggi”. Tetapi para malaikat yang lain kurang setuju.
Lalu malaikat kedua berkata , “Latakkan di dasar samudera”. Usul itupun kurang disepakati . Akhirnya malaikat ketiga membisikkan usulnya pada kedua malaikat itu.
Akhirnya ketiga malaikat langsung sepakat . Malam itu juga ketika semua orang sedang tidur, ketiga malaikat itu meletakkan kebahagiaan di tempat yang dibisikkan tadi . Sejak hari itu kebahagiaan untuk manusia tersimpan rapi di tempat itu.
Rupanya tempat itu cukup susah ditemukan oleh manusia. Dari hari ke hari, tahun ke tahun , kita para manusia terus mencari cari kebahagiaan . Kita semua ingin menemukan kebahagiaan . Kita semua ingin merasa bahagia. Tapi dimana mencarinya ?
Ada yang mencari kebahagiaan sambil berwisata ke gunung , ada yang mencari di pantai, Ada yang mencari ditempat yang sunyi , ada yang mencari ditempat yang ramai. Kita mencari rasa bahagia di sana-sini : di pertokoan , di restoran, ditempat ibadah , di kolam renang , di lapangan olah raga, di bioskop , di layar televisi, di kantor , dan lainnya.
Ada pula yang mencari kebahagiaan dengan kerja keras , sebaliknya ada pula yang bermalas-malasan. Ada yang ingin bahagia dengan mencari pacar , ada yang mencari gelar , ada yang menciptakan lagu , ada yang mengarang buku , dll. Intinya semua orang ingin menemukan kebahagiaan.
Pernikahan misalnya , selalu dihubungkan dengan kebahagiaan. Orang seakan-akan beranggapan bahwa jika belum menikah berarti belum bahagia. Padahal semua orang juga tahu bahwa menikah tidaklah identik dengan bahagia . Juga kekayaan,harta benda sering dihubungkan dengan kebahagiaan . Alangkah bahagianya jikalau aku punya ini atau itu , pikir kita. Tetapi kemudian ketika kita sudah memilikinya, kita tahu bahwa benda tersebut tidak memberikan kebahagiaan kepada kita.

Kita ingin menemukan kebahagiaan . Kebahagiaan itu diletakkan oleh tiga malaikat secara rapi dan di tempat yang bersih. Dimana mereka meletakkannya ? Bukan dipuncak gunung seperti diusulkan oleh malaikat pertama . Bukan didasar samudera seperti usulan malaikat kedua . Melainkan di tempat yang dibisikkan oleh malaikat ketiga. Dimanakah tempatnya ??? ada yang tahu ???

Tempatnya adalah didalam “hati yang bersih”

19.4.11

Belanja Lelaki Di "Toko Suami"


Sebuah toko yang 'menjual' suami baru saja dibuka di kota New York dimana para wanita dapat memilih seorang lelaki untuk dijadikan suami . Diantara instruksi -instruksi yang ada di pintu masuk toko tersebut terdapat pemberitahuan yang menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk ke toko tersebut. salah satunya tertulis “Anda hanya dapat mengunjungi toko ini satu kali saja seumur hidup”.
Toko tersebut terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan spesifikasi dan 'fitur' para calon suami yang disediakan. Semakin tinggi lantainya , semakin tinggi pula nilai lelaki tersebut. Bagaimanapun, ini adalah semacam jebakan. Para konsumen yang datang dapat memilih lelaki di lantai tertentu dan atau lebih memilih-milih ke lantai berikutnya tetapi dengan syarat tidak bisa turun ke lantai sebelumnya untuk memilih,,kecuali untuk keluar dari toko. . .

Lalu , seorang wanita pun datang dan memasuki "toko suami” tersebut,tentu saja untuk mencari suami ..
Di lantai 1 terdapat tulisan seperti ini: Lantai 1, Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan dan taat pada Tuhan. Wanita itu tersenyum , kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.
Di lantai 2 terdapat tulisan seperti ini: Lantai 2, Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan , taat pada Tuhan, dan sayang terhadap anak-anaknya. Kembali wanita itu naik ke lantai selanjutnya.
Di lantai 3 terdapat tulisan seperti ini : Lantai 3, Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan , taat pada Tuhan, sayang anak dan berwajah tampan. “ Wow”,gumam wanita tersebut tetapi pikirannya masih penasaran dan terus naik ke lantai berikutnya.
Lalu sampailah wanita itu di lantai 4 dan terdapat tulisan : Lantai 4, Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan , taat pada Tuhan , sayang kepada anaknya, tampan dan suka membantu pekerjaan rumah . “ Ya ampun !” Dia berseru , “Aku hampir tak percaya ”
Namun dia tetap melanjutkan ke lantai 5 dan terdapat tulisan seperti ini: Lantai 5, Lelaki di lantai ini memiliki pekerjaan , taat pada Tuhan, senang anaknya , tampan, suka membantu pekerjaan rumah , dan memiliki romantisme yang tinggi.
Dia tergoda untuk berhenti di lantai tersebut,tapi karena dia penasaran,dia melangkah naik ke lantai 6 dan terdapat tulisan seperti ini:
Lantai 6 : Anda adalah pengunjung yang ke 4.363.012,Tidak ada lelaki di lantai ini. Lantai ini hanya semata-mata sebagai bukti untuk wanita yang tidak pernah puas. Terima kasih telah mengunjungi "Toko Suami". Hati -hati ketika keluar toko dan semoga ini menjadi hari yang indah buat anda.


=================================================
Sumber artikel, dari buku : Sudarmono, Dr. ( 2010 ) . Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi.

11.4.11

Sang Raja,Pengemis Dan Mangkuk bolong


Alkisah,, Seorang raja bersama pengiringnya keluar dari istananya untuk menikmati udara pagi. Di perjalanan, mereka berpapasan dengan seorang pengemis. Sang raja menyapa pengemis itu, “Apa yang engkau inginkan dariku hai orang tua?”
Si pengemis itu tersenyum dan berkata , “ Tuanku bertanya , seakan -akan tuanku dapat memenuhi permintaan hamba.”
Sang raja terkejut , ia merasa tertantang , “Tentu saja aku dapat memenuhi permintaanmu. Apa yang engkau minta , katakanlah!”
Maka menjawablah sang pengemis , “Berpikirlah dua kali, wahai tuanku , sebelum tuanku menjanjikan apa -apa .”
Rupanya sang pengemis bukanlah sembarang pengemis,ia berani menasehati rajanya.
Namun sang raja tidak merasakan hal itu. Timbul rasa angkuh dan tak senang pada diri raja , karena mendapat nasihat dari seorang pengemis.
“ Sudah aku katakan, aku dapat memenuhi permintaanmu . Apapun juga ! Aku adalah raja yang berkuasa dan aku kaya-raya. ”

Dengan penuh kepolosan dan kesederhanaan si pengemis itu mengangsurkan mangkuk penadah sedekah sambil bertanya : “ Tuanku dapat mengisi penuh mangkuk ini dengan apa yang hamba inginkan? ”
Bukan main! Raja menjadi geram mendengar ‘tantangan’ pengemis di hadapannya . Segera ia memerintahkan bendahara kerajaan yang ikut bersamanya untuk mengisi penuh mangkuk pengemis kurang ajar ini dengan emas! Kemudian bendahara menuangkan bulir-bulir emas dari pundi-pundi besar yang dibawanya ke dalam mangkuk sedekah sang pengemis. Anehnya , emas dalam pundi -pundi besar itu tidak dapat mengisi penuh mangkuk sedekah.
Tak mau kehilangan muka di hadapan rakyatnya , sang raja terus memerintahkan bendahara kerajaan mengisi mangkuk itu dengan mengambil harta di gudangnya. Tetapi mangkuk pengemis itu tetap saja kosong . Bahkan seluruh harta simpanan kerajaan seperti emas, intan berlian, ratna mutumanikam dan mutiara telah habis dilahap mangkuk sedekah itu. Namun mangkuk itu seolah tanpa dasar, berlubang.
Dengan perasaan tak menentu, sang raja jatuh bersimpuh di kaki si pengemis , ternyata dia bukan pengemis biasa , dengan terbata-bata raja bertanya , “Sebelum saya berlalu dari tempat ini, dapatkah tuan menjelaskan terbuat dari apakah mangkuk sedekah ini?”
Pengemis itu menjawab sambil tersenyum , “Mangkuk itu terbuat dari keinginan manusia yang tanpa batas, Itulah yang mendorong manusia senantiasa bergelut dalam hidupnya . Ada kegembiraan ambisi, gairah memuncak di hati , pengalaman yang mengasyikkan kala manusia menginginkan sesuatu . Ketika akhirnya manusia telah mendapatkan keinginan itu , semua yang telah di dapatkan itu , seolah tidak ada lagi artinya bagi manusia ”. Semuanya hilang ibarat emas intan berlian yang masuk dalam mangkuk yang tak beralas itu,begitu saja seterusnya, selalu kemudian datang keinginan baru. Orang tidak pernah merasa puas. Ia selalu merasa kekurangan ".
"Anak cucumu kelak mengatakan: power tends to corrupt ; kekuasaan cenderung untuk berlaku tamak.
Raja itu bertanya lagi , “Adakah cara untuk dapat menutup dasar mangkuk itu agar tidak bolong?”
“ Tentu ada , yaitu rasa syukur kepada Tuhan. Jika engkau pandai bersyukur , Tuhan akan menambah nikmat padamu , ”
ucap sang pengemis itu, sambil ia berjalan dan kemudian menghilang.

9.4.11

Gus Dur dan Tamu dari Aceh


Sebagai tokoh yang dihormati dan dikagumi oleh banyak orang dari berbagai kalangan, rumah Gus Dur tak pernah sepi dari kunjungan para tamu , baik dari warga NU sendiri, pejabat , politisi, aktivis , wartawan dan sebagainya. Gus Dur menerima tamu - tamunya biasanya dengan pakaian non formal . Karena kondisi fisiknya yang sudah lemah , biasanya para tamu diajak mengobrol sambil tiduran.

Adalah Nuruddin Hidayat, salah satu santri Gus Dur suatu ketika merasa terheran-heran ketika ada tamu , Gus Dur minta untuk digantikan pakaiannya dengan kain sarung dan peci, seperti ketika mau sholat Idul Fitri. Seumur -umur ia belum pernah melihat Gus Dur seperti itu . Rombongan tamu tersebut sampai ditahan -tahan agar tidak masuk rumah dahulu , bahkan Gus Dur dipinjami salah satu sarung milik santrinya agar bisa cepat berganti pakaian.
Tamu tersebut, yang diketahuinya ternyata dari Aceh itu berpakaian sederhana ,lumayan dekil dan memakai celana seperti yang biasa dipakai oleh bakul dawet ( penjual dawet ) . Tamu tersebut diantar oleh aktivis Aceh.
Perilaku Gus Dur dan tamunya juga aneh. Setelah keduanya bersalaman layaknya tamu dan tuan rumah, Gus Dur pun duduk di karpet, demikian pula tamunya , tetapi tak ada obrolan diantara keduanya. Lalu Gus Dur tidur, tamunya juga tidur, suasana menjadi sunyi senyap dan berlangsung sekitar 15 menit.
Setelah sang tamu bangun, tamu itu langsung pamit pulang , tak ada pembicaraan kedua orang tersebut.

Udin, panggilan akrab Nuruddin , merasa penasaran , segera setelah tamu pergi bertanya kepada Gus Dur ; “Gus, nggak biasanya menerima tamu seperti ini”
Gus Dur menjawab: “Tadi itu Wali ”
Udin bertanya lagi: “Apa ada wali seperti itu selain beliau di Indonesia ? ”
Gus Dur : “Tidak ada , adanya di Sudan ” .

Orang yang sangat dihormati Gus Dur tersebut ternyata adalah almarhum Tgk Ibrahim Woyla dari Woyla Aceh Barat. Tokoh ini merupakan orang yang sangat dihormati di Aceh. Masyarakat Aceh memanggilnya " Tgk Beurahim Wayla" dan percaya bahwa ia sering menunaikan sholat Jum’at di Makkah dan kembali pada hari itu juga.
Menurut Cerita masyarakat disana , dia bisa berjalan cepat bahkan lebih cepat dari mobil. Dia jarang naik bus, tapi lebih senang berjalan kaki. Dia juga dipercaya bisa menghilang , Dan ada pula orang yang menyebutnya sebagai "dewa tidur" , yang menghabiskan hari-harinya dengan tidur.
Tgk. Ibrahim Woyla juga bisa mengetahui perilaku seseorang dan seringkali orang yang menemui beliau dibacakan kesalahannya untuk di perbaiki. Sebelum terjadinya tsunami , Abu Ibrahim yang pernah mengatakan ''air laut bakal naik sampai setinggi pohon kelapa , nyatanya benar di Aceh terbukti tsunami. Posisi tidur Abu Ibrahim yang dianggap aneh ( melengkung / meukewien ) ucapannya sedih melihat manusia banyak seperti hewan serta mengatakan dunia ini sudah semakin sempit dan masih banyak cerita gaib yang menjadikan ulama kharismatik ini selalu dicari -cari hanya untuk dimintai berkahnya.
Tokoh kharismatik ini wafat pada Juli 2009 lalu, dalam usia 90 tahun di kediamannya di Desa Pasi Atceh, Kecamatan Woyla Kabupaten Aceh Barat dan dikebumikan tak jauh dari rumahnya. Ribuan pelayat memberinya penghormatan terakhir.Lahumul faatihah!.... (mkf/NU Online)

7.4.11

Kisah " Ayam Atau Bebek ? "


Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah taman pada suatu malam di musim panas yang indah, seusai makan malam.
Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan : “ Kuek ! Kuek !”
“ Dengar ,” kata si istri , “Itu pasti suara ayam . ”
“ Bukan, bukan , Itu suara bebek , ” kata si suami .
“ Nggak, aku yakin itu ayam, ” si istri bersikeras .
“Mustahil. Suara ayam itu ‘ kukuruyuuuk!’ , bebek itu ‘ kuek! Kuek ! ’ Itu bebek , Sayang , ” kata si suami dengan disertai gejala -gejala awal Kejengkelan.

“ Kuek ! Kuek ! ” Suara itu pun terdengar lagi.

“ Nah, tuh ! Itu suara bebek , ” kata si suami .
“ Bukan, Sayang. Itu ayam . Aku yakin betul , ” tandas si istri , sembari Menghentakkan kaki.
“ Dengar ya! Itu a . . . da . . . lah .. . Be . . . Bek , B -E - B -E -K. Bebek! Mengerti ? ” si suami berkata dengan gusar .
“ Tapi itu ayam, ” masih saja si istri bersikeras.
“ Itu jelas- jelas bue . . . Bek , kamu. . . Kamu . . . . ”

Terdengar lagi suara yang sama, “Kuek ! Kuek !”

Sebelum si suami mengatakan sesuatu Yang sebaiknya tak dikatakannya . Si istri sudah hampir menangis ,
“Tapi itu ayam. . . . ”
Si suami melihat air Mata yang mengambang di pelupuk mata istrinya , Dan Akhirnya. . . . Wajahnya melembut Dan katanya dengan mesra, “Maafkan aku , Sayang. Kurasa kamu benar . Itu memang suara ayam kok . ”
“ Terima kasih , Sayang , ” kata si istri sambil menggenggam tangan Suaminya .
“ Kuek ! Kuek !” terdengar lagi suara itu di hutan, mengiringi mereka berjalan Bersama dalam cinta.

………… . . Maksud dari cerita bahwa si suami akhirnya sadar adalah : siapa sih yang Peduli itu ayam atau bebek ? Yang lebih penting adalah keharmonisan Mereka , yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang Indah itu. Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara- gara persoalan sepele ? Berapa banyak perceraian terjadi karena hal -hal “ ayam atau bebek ”?
Ketika Kita memahami cerita tersebut , Kita akan ingat apa yang menjadi Prioritas kita . Pernikahan jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar tentang apakah itu ayam atau bebek . Lagi pula , betapa sering kita merasa yakin , amat sangat mantap , mutlak bahwa kita benar , namun belakangan ternyata kita salah ? Lho , siapa tahu ?
Mungkin saja itu adalah ayam yang direkayasa genetik sehingga bersuara seperti bebek ! . . . . . . . . . .. . . . :)
============================================
Sumber artikel, dari buku : Sudarmono, Dr. ( 2010 ) . Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi.(image from wartategal.blogspot.com)

6.4.11

Hadiah Dari Ayah



Seorang pemuda sebentar lagi akan di wisuda, dan dia akan menjadi seorang sarjana , ini adalah akhir jerih payahnya selama beberapa tahun di bangku pendidikan.
Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom , dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil sport , keluaran terbaru dari Ford,mobil pabrikan Amerika. Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan , nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Dia yakin , karena dia anak satu -satunya dan ayahnya sangat sayang padanya , sehingga dia yakin sekali nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Diapun berangan -angan mengendarai mobil itu, bersenang senang dengan teman-temannya . Bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan ke teman -temannya.
Saatnya pun tiba , siang itu, setelah wisuda, dia melangkah pasti ke ayahnya . Sang ayah tersenyum , dan dengan berlinang air mata karena terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan anaknya , dan betapa dia mencintai anaknya itu. Lalu dia pun mengeluarkan sebuah bingkisan , ...Tapi bukan sebuah kunci !
Dengan hati yang tidak semangat sang anak menerima bingkisan itu , dan dengan sangat kecewa dia membukanya . Dan dibalik kertas kado itu ia menemukan sebuah Alquran yang bersampulkan kulit asli , di kulit itu terukir indah namanya dengan tinta emas . Pemuda itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi dia berteriak , “Yaahh. . . Ayah memang sangat mencintai saya, dengan semua uang ayah , ayah belikan Alquran ini untukku ?” Lalu dia membanting Alquran itu dan lari meninggalkan ayahnya .
Ayahnya tidak bisa berkata apa -apa , hatinya hancur, dia berdiri mematung ditonton beribu pasang mata yang hadir saat itu.

Tahun demi tahun berlalu, sang anak telah menjadi seorang yang sukses . Dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang dia berhasil menjadi seorang yang terpandang. Dia mempunyai rumah yang besar dan mewah, dan didampingi istri yang cantik dan anak-anak yang cerdas.
Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri . Sejak hari wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah menghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemu anaknya itu, hanya untuk meyakinkan dia betapa sayangnya pada anak itu. Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemu dengan sang ayah, tapi mengingat apa yang terjadi pada hari wisudanya, dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam.
Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaan yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal , dan sebelum ayahnya meninggal , dia mewariskan semua hartanya kepada anak satu- satunya itu. Sang anak disuruh menghadap Jaksa wilayah dan bersama -sama ke rumah ayahnya untuk mengurus semua harta peninggalannya.
Saat melangkah masuk ke rumah itu, mendadak hatinya menjadi sangat sedih , mengingat semua kenangan semasa dia tinggal disitu . Dia merasa sangat menyesal telah bersikap jelek terhadap ayahnya . Dengan bayangan -bayangan masa lalu yang menari -nari di matanya , dia menelusuri semua barang di rumah itu . Dan ketika dia membuka brankas ayahnya , dia menemukan Alquran itu, masih terbungkus dengan kertas yang sama seperti beberapa tahun yang lalu . Selesai dia membaca tulisan itu, sesuatu jatuh dari bagian belakang Alquran itu. Dia memungutnya . . sebuah kunci mobil ! Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama dealer, sama dengan dealer mobil sport yang dulu dia idamkan! Dia membuka halaman terakhir Alquran itu, dan menemukan di situ terselip STNK dan surat -surat lainnya, namanya tercetak di situ . Dan sebuah kwitansi pembelian mobil, tanggalnya tepat sehari sebelum hari wisuda itu.
Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia menemukan sebuah mobil yang berlapiskan debu selama bertahun - tahun , meskipun mobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahun-tahun, dia masih mengenal jelas mobil itu, mobil sport yang dia dambakan bertahun -tahun lalu . Dengan buru- buru dia menghapus debu pada jendela mobil dan melongok ke dalam. Bagian dalam mobil itu masih baru, plastik membungkus jok mobil dan setirnya , di atas dashboardnya ada sebuah foto, foto ayahnya , sedang tersenyum bangga . Mendadak dia menjadi lemas , lalu terduduk disamping mobil itu, air matanya tidak terhentikan , mengalir terus mengiringi rasa menyesalnya yang tak mungkin diobati . . . ***
=================================================
Sumber artikel, dari buku : Sudarmono, Dr. ( 2010 ) . Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi.

Gus Dur dan Doa Seorang Pemulung

Almaghfurllah KH.Abdurrahman Wahid ( Gus Dur ) menghormati siapa saja , tak peduli pangkat , jabatan dan asalnya . Bahkan untuk urusan doa,asal orang tersebut dekat dengan Allah , Gus Dur akan memintakan doa kepada orang tersebut .
Nuruddin Hidayat , salah satu santri Gus Dur di Pesantren Ciganjur menuturkan pengalamannya yang sangat berkesan ketika ia diminta oleh Gus Dur untuk mencari pemulung yang menyampaikan salam kepadanya.
Udin, panggilan akrab Nuruddin, menceritakan , kisah ini bermula ketika ia berada di sebuah warung dekat Mall Cilandak sekitar tahun 2003 yang lalu. Ketika hendak pergi dari warung tersebut, ia bertemu dengan seorang pemulung , seorang bapak -bapak yang sudah berusia tua dengan keranjang di pundaknya , sementara tutup kepalanya memakai caping.
Dengan tiba -tiba , orang tersebut memberi salam “ Assalamu’alaikum ”
Udin menjawab “Wa'alaikum salam ”
Ia bertanya lagi “Mas dari pesantren Ciganjur ya?”
Udin menjawab “ Iya. Dalam hati Udin agak heran , kok tahu kalau dirinya dari Pesantren Ciganjur tempatnya Gus Dur ”.
Selanjutnya orang itu hanya bilang , "Sampaikan salam saya kepada Gus Dur , " dan Udin pun mengiyakan.
Orang tua itu kemudian memperkenalkan namanya, sebut saja HMZ . ( nama sebenarnya sengaja dirahasiakan karena orang tersebut masih hidup). Karena terburu- buru, dan mengingat hanya seorang 'pengemis' saja yang ingin menyampaikan salam kepada Gus Dur sehingga Udin tidak begitu memperhatikan dan langsung pergi.

Baru seminggu kemudian , pagi-pagi ketika Gus Dur berolahraga , salam tersebut disampaikan. “Gus dapat salam dari HMZ ”
Gus Dur bertanya "HMZ yang mana ?" ( karena banyak orang dengan nama HMZ )
“HMZ yang pemulung ” jawab Udin.
Gus Dur bilang “Kon rene, lho kuwi sing tak golei” ( Suruh ke sini, orang itu yang saya cari -cari )
Udin mengaku kebingungan untuk mencari pemulung tersebut karena ketemunya saja di jalan. tapi ia terus berusaha mencari HMZ , berkeliling mencari di 'basechamp - basechamp' pemulung .
Setelah berusaha keras , akhirnya sebulan kemudian , baru ketemu di daerah Ragunan , tepatnya di Kampung Kandang . Esok harinya orang tersebut diajak untuk bertemu dengan Gus Dur . Pagi harinya , ketika sudah sampai di Ciganjur, Gus Dur bilang kepada pemulung tersebut agar mendoakan bangsa Indonesia .
“Orang tersebut yang membaca doa dan Gus Dur yang mengamini, ” terangnya .
Pertemuan dengan Gus Dur berakhir disitu dan kemudian HMZ diantar pulang , tetapi Udin mengaku terus menjalin komunikasi .
Saat Idul Qurban , Udin mengaku mengirimkan daging kepada orang tersebut malam-malam. “Entah bagaimana, saya belum datang, ia sudah mempersiapkan diri seolah -olah tahu akan ada tamu yang datang dan meskipun dagingnya belum saya serangkan , ia bahkan sudah bilang terima kasih , ” ujar Udin menceritakan . (mkf / NU Online).

5.4.11

Buah Dari Kebaikan


Di tengah malam diantara curah hujan,sepasang suami istri setengah baya tergopoh-gopoh datang ke lobby sebuah hotel kecil di Philadelphia,USA. Rupanya sudah beberapa hotel mereka datangi namun semua kamar telah full dan nampaknya hotel ini adalah harapan terakhirnya untuk menginap. Apalagi saat itu hujan turun deras seperti malam itu, jadi tak banyak lagi pilihan untuk mereka berteduh.
" Semua hotel besar di kota ini telah terisi, bisakah kau memberi kami satu kamar saja. . ?" tanya pria itu pada petugas hotel , setengah memelas.
" Semua kamar telah penuh karena ada 3 event besar yang bersamaan diadakan di kota ini," jawab petugas hotel ,
" tapi saya tidak mungkin meminta Anda berdua pergi untuk kehujanan di luar sana pada pukul satu dini hari seperti ini, " lanjutnya.
Lalu petugas itu bertanya menawarkan, "Bersediakah Anda berdua tidur di kamar saya? Tidak mewah , tapi cukup baik untuk istirahat . "
Akhirnya kedua pasangan itu tidur semalam di ruang tidur sang pegawai hotel, dan sang pegawai hotel tentu saja tidur sedapatnya. Pasangan itu sangat berterima kasih pada sang pegawai .
Keesokan harinya , sebelum berpisah , pria setengah baya itu berkata pada si pegawai hotel, " Orang seperti kamu seharusnya menjadi pimpinan hotel terbaik di Amerika . Karena kamu melakukan pekerjaanmu dengan hati yang mau melayani . Mungkin suatu hari saya akan membangunkan sebuah hotel untukmu " .
Pegawai hotel itu hanya tersenyum lebar mendengar ocehan pria itu, ia tidak menyadari hal besar akan terjadi dari pria setengah baya tersebut dan mereka pun berpisah.

Kira -kira dua tahun kemudian , pegawai hotel tersebut menerima surat yang berisi tiket ke New York dan permintaan agar dia bersedia menjadi tamu bagi pasangan setengah baya yang pernah ditolongnya. Setelah tiba di New York , pria setengah baya tersebut mengajak pegawai hotel itu ke sudut jalan antara 5 th Avenue dan 34th Street .
Di sana pria itu menunjuk sebuah bangunan baru yang luar biasa megah sambil mengatakan, " Itulah hotel yang saya bangun untuk kamu kelola ".
Tahukah siapa pegawai tersebut ? Pegawai hotel itu adalah George Charles Boldt , yang kini dikenal sebagai pebisnis perhotelan ternama . Karirnya melesat sejak ia dipercaya mengelola hotel milik pria yang pernah diizinkan menginap di kamarnya .
Tahukah siapa pria setengah baya yang ditolongnya? Ia adalah William Waldorf Astor , pemilik jaringan hotel Waldorf -Astoria, yang merupakan salah satu jaringan hotel terbaik di dunia .

Kisah ini menunjukkan pada kita , sebuah kebaikan kecil ternyata bisa mengubah masa depan. Jadi,jangan pernah berhenti berbuat baik,sekalipun kebaikan itu kecil dan terlihat sepele.(oleh : Isa Alamsyah)

4.4.11

Buntut Materi Soal Ujian SMP, Beberapa Elemen NU Pemalang Ajukan Tiga Tuntutan


Sejumlah warga Nadlatul Ulama ( NU ) Kabupaten Pemalang , Senin ( 4/ 4) kemarin mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga setempat . Kedatangan mereka itu untuk menyampaikan tiga tuntutan , terkait munculnya soal ujian sekolah SMP yang dinilai telah melecehkan Almarhum KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur ). Tiga tuntutan itu adalah agar Dinas Pendidikan setempat segera meminta maaf serta mengakui kesalahan atas kejadian tersebut , dan melakukan klarifikasi melalui media masa serta menjatuhkan sanksi administrasi terhadap oknum guru yang membuat soal tersebut.
Sebelumnya,sejumlah elemen NU Pemalang yang terdiri dari GP Ansor , Fatayat NU , IPNU , IPPNU dan LP Ma’arif secara rombongan tiba di Kantor Dindikpora setempat . Sebagai pimpinan rombongan adalah Imron Khudori SAg yang juga Ketua GP Ansor Kabupaten Pemalang. Setibanya disana, mereka ditemui langsung oleh Kepala Dindikpora kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi yang didampingi oleh jajaranya di antaranya Kabid SMP , SMA Drs Syabani, dan sejumlah Kepala SMP Negeri dan Pengawas SMP Muhamadi.
Dalam pertemuan antara perwakilan dari badan-badan otonom NU dengan Dindikpora,mengawali acara pertemuan, Drs Sapardi menyambut baik kedatangan warga NU . Sementara Ketua GP Ansor Imron Khudori setelah diberi kesempatan untuk menyampaikan beberapa hal penting yang menyangkut soal sikap warga NU setelah muncul soal ujian sekolah yang dinilai telah menyinggung perasaan hati warga NU.
Dalam pernyataannya, Imron Khudori merasa kecewa dan sikap kekecewaan itu karena soal ujian tersebut mengarah pada tokoh besar NU yang sekaligus pemimpin bangsa yang disebutkan sebagai presiden yang diturunkan karena tersandung kasus bruneigate dan bulogate. “Kami terus terang kecewa . Sebab, dengan soal tersebut, ribuan siswa telah membaca dan mereka itu akan menyimpulkan bahwa Gus Dur itu telah bersalah, ” katanya.
Dia menegaskan , terlepas disengaja atau tidaknya soal ujian itu muncul, Dinas Pendidikan tetap harus bertanggungjawab dan persoalan ini tentunya harus segera diluruskan . “Dinas Pendidikan agar meminta maaf dengan mengaku kesalahannya dan melakukan klarifikasi serta menjatuhkan sanksi kepada oknum guru yang membuat soal, ” tegas gus Im panggilan Ketua GP Ansor tersebut.
Dia lebih lanjut menegaskan jika tiga tuntutan itu dalam minggu ini tidak segera dipenuhi, maka pihaknya tidak bisa lagi untuk membendung arus bawah yang nantinya akan bergerak . Selain itu pihaknya juga akan terus mengawal sejauhmana kesungguhan dinas pendidikan dalam menindaklajuti tiga tuntutannya itu.

MOHON MAAF
Sementara itu,Kepala Dindikpora Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi di hadapan warga NU betul- betul menyesali kejadian tersebut . Sebab , menurutnya dalam sebuah pembelajaran kepada siswa didiknya tidak diperbolehkan untuk menjelek - jelekan orang , apalagi kepada Guru Bangsa seperti Gus Dur . Oleh karena itu, untuk menyikapi persoalan tersebut , pihaknya telah berupaya banyak, salah satunya mengambil langkah-langkah untuk menyeselesaikan persoalan tersebut . Termasuk memberikan teguran kepada pembuat soal.
Diakuinya , soal ujian tersebut terjadi tanpa ada kesengajaan . Tetapi , keikhilafan yang tidak perlu terjadi lagi sebagai pembelajaran agar tidak terulang kembali. “Sebagai kewajiban atas semua kekhilafan ini, kami secara pribadi ataupun secara kelembagaan mohon maaf kepada seluruh masyarakat, terutama kepada warga NU atas kejadian tersebut . Mudah- mudahan kedepan akan lebih cermat dan hati -hati dalam membuat soal ujian, ” tandasnya. ( apt )
www.radartegal.com

Sampainya Hadiah Pahala Kepada Mayyit. Tinjauan Imam Nawawi


OLEH HABIB MUNDZIR ALMUSAWA

Imam Nawawi dalam Syarah Nawawi Ala shahih Muslim Juz 1 hal 90 menjelaskan : ﻦﻣ ﺩﺍﺭﺃ ﺮﺑ ﻪﻳﺪﻟﺍﻭ ﻕﺪﺼﺘﻴﻠﻓ ﺎﻤﻬﻨﻋ ﻥﺎﻓ ﺔﻗﺪﺼﻟﺍ ﻞﺼﺗ ﻰﻟﺍ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﻊﻔﺘﻨﻳﻭ ﺎﻬﺑ ﻼﺑ ﻑﻼﺧ ﻦﻴﺑ ﻦﻴﻤﻠﺴﻤﻟﺍ ﺍﺬﻫﻭ ﻮﻫ ﺏﺍﻮﺼﻟﺍ ﺎﻣﺃﻭ ﺎﻣ ﻩﺎﻜﺣ ﻰﻀﻗﺃ ﺓﺎﻀﻘﻟﺍ ﻮﺑﺃ ﻦﺴﺤﻟﺍ ﻯﺩﺭﻭﺎﻤﻟﺍ ﻯﺮﺼﺒﻟﺍ ﻪﻴﻘﻔﻟﺍ ﻰﻌﻓﺎﺸﻟﺍ ﻰﻓ ﻪﺑﺎﺘﻛ ﻯﻭﺎﺤﻟﺍ ﻦﻋ ﺾﻌﺑ ﺏﺎﺤﺻﺃ ﻡﻼﻜﻟﺍ ﻦﻣ ﻥﺃ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﻻ ﻪﻘﺤﻠﻳ ﺪﻌﺑ ﻪﺗﻮﻣ ﺏﺍﻮﺛ ﻮﻬﻓ ﺐﻫﺬﻣ ﻞﻃﺎﺑ ﺎﻴﻌﻄﻗ ﺄﻄﺧﻭ ﻦﻴﺑ ﻒﻟﺎﺨﻣ ﺹﻮﺼﻨﻟ ﺏﺎﺘﻜﻟﺍ ﺔﻨﺴﻟﺍﻭ ﻉﺎﻤﺟﺍﻭ ﺔﻣﻻﺍ ﻼﻓ ﺕﺎﻔﺘﻟﺍ ﻪﻴﻟﺍ ﻻﻭ ﺞﻳﺮﻌﺗ ﻪﻴﻠﻋ ﺎﻣﺃﻭ ﺓﻼﺼﻟﺍ ﻡﻮﺼﻟﺍﻭ ﺐﻫﺬﻤﻓ ﻰﻌﻓﺎﺸﻟﺍ ﺮﻴﻫﺎﻤﺟﻭ ﺀﺎﻤﻠﻌﻟﺍ ﻪﻧﺃ ﻻ ﻞﺼﻳ ﺎﻬﺑﺍﻮﺛ ﻰﻟﺍ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﻻﺍ ﺍﺫﺍ ﻥﺎﻛ ﻡﻮﺼﻟﺍ ﺎﺒﺟﺍﻭ ﻰﻠﻋ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﻩﺎﻀﻘﻓ ﻪﻨﻋ ﻪﻴﻟﻭ ﻭﺃ ﻦﻣ ﻥﺫﺃ ﻪﻟ ﻲﻟﻮﻟﺍ ﻥﺎﻓ ﻪﻴﻓ ﻦﻴﻟﻮﻗ ﻰﻌﻓﺎﺸﻠﻟ ﺎﻤﻫﺮﻬﺷﺃ ﻪﻨﻋ ﻪﻧﺃ ﻻ ﺢﻠﺼﻳ ﺎﻤﻬﺤﺻﺃﻭ ﻢﺛ ﻰﻘﻘﺤﻣ ﻯﺮﺧﺄﺘﻣ ﻪﺑﺎﺤﺻﺃ ﻪﻧﺃ ﺢﺼﻳ ﻰﺗﺄﺘﺳﻭ ﺔﻟﺄﺴﻤﻟﺍ ﻰﻓ ﺏﺎﺘﻛ ﻡﺎﻴﺼﻟﺍ ﻥﺍ ﺀﺎﺷ ﻪﻠﻟﺍ ﻰﻟﺎﻌﺗ ﺎﻣﺃﻭ ﺓﺀﺍﺮﻗ ﻥﺁﺮﻘﻟﺍ ﺭﻮﻬﺸﻤﻟﺎﻓ ﻦﻣ ﺐﻫﺬﻣ ﻰﻌﻓﺎﺸﻟﺍ ﻪﻧﺃ ﻻ ﻞﺼﻳ ﺎﻬﺑﺍﻮﺛ ﻰﻟﺍ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﻝﺎﻗﻭ ﺾﻌﺑ ﻪﺑﺎﺤﺻﺃ ﻞﺼﻳ ﺎﻬﺑﺍﻮﺛ ﻰﻟﺍ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﺐﻫﺫﻭ ﺕﺎﻋﺎﻤﺟ ﻦﻣ ﺀﺎﻤﻠﻌﻟﺍ ﻰﻟﺍ ﻪﻧﺃ ﻞﺼﻳ ﻰﻟﺍ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﺏﺍﻮﺛ ﻊﻴﻤﺟ ﺕﺍﺩﺎﺒﻌﻟﺍ ﻦﻣ ﺓﻼﺼﻟﺍ ﻡﻮﺼﻟﺍﻭ ﺓﺀﺍﺮﻘﻟﺍﻭ ﺮﻴﻏﻭ ﻚﻟﺫ ﻰﻓﻭ ﺢﻴﺤﺻ ﻯﺭﺎﺨﺒﻟﺍ ﻰﻓ ﺏﺎﺑ ﻦﻣ ﺕﺎﻣ ﻪﻴﻠﻋﻭ ﺭﺬﻧ ﻥﺃ ﻦﺑﺍ ﺮﻤﻋ ﺮﻣﺃ ﻦﻣ ﺖﺗﺎﻣ ﺎﻬﻣﺃ ﺎﻬﻴﻠﻋﻭ ﺓﻼﺻ ﻥﺃ ﻰﻠﺼﺗ ﺎﻬﻨﻋ ﻰﻜﺣﻭ ﺐﺣﺎﺻ ﻯﻭﺎﺤﻟﺍ ﻦﻋ ﺀﺎﻄﻋ ﻦﺑ ﻰﺑﺃ ﺡﺎﺑﺭ ﻕﺎﺤﺳﺍﻭ ﻦﺑ ﻪﻳﻮﻫﺍﺭ ﺎﻤﻬﻧﺃ ﻻﺎﻗ ﺯﺍﻮﺠﺑ ﺓﻼﺼﻟﺍ ﻦﻋ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﻝﺎﻗﻭ ﺦﻴﺸﻟﺍ ﻮﺑﺃ ﺪﻌﺳ ﺪﺒﻋ ﻪﻠﻟﺍ ﻦﺑ ﺪﻤﺤﻣ ﻦﺑ ﺔﺒﻫ ﻪﻠﻟﺍ ﻦﺑ ﻰﺑﺃ ﻥﻭﺮﺼﻋ ﻦﻣ ﺎﻨﺑﺎﺤﺻﺃ ﻦﻳﺮﺧﺄﺘﻤﻟﺍ ﻰﻓ ﻪﺑﺎﺘﻛ ﺭﺎﺼﺘﻧﻻﺍ ﻰﻟﺍ ﺭﺎﻴﺘﺧﺍ ﺍﺬﻫ ﻝﺎﻗﻭ ﻡﺎﻣﻻﺍ ﻮﺑﺃ ﺪﻤﺤﻣ ﻯﻮﻐﺒﻟﺍ ﻦﻣ ﺎﻨﺑﺎﺤﺻﺃ ﻰﻓ ﻪﺑﺎﺘﻛ ﺐﻳﺬﻬﺘﻟﺍ ﻻ ﺪﻌﺒﻳ ﻥﺃ ﻢﻌﻄﻳ ﻦﻋ ﻞﻛ ﺓﻼﺻ ﺪﻣ ﻦﻣ ﻡﺎﻌﻃ ﻞﻛﻭ ﻩﺬﻫ ﻪﻧﺫﺇ ﻝﺎﻤﻛ ﻢﻬﻠﻴﻟﺩﻭ ﺱﺎﻴﻘﻟﺍ ﻰﻠﻋ ﺀﺎﻋﺪﻟﺍ ﺔﻗﺪﺼﻟﺍﻭ ﺞﺤﻟﺍﻭ ﺎﻬﻧﺎﻓ ﻞﺼﺗ
Berkata Imam Nawawi : Barangsiapa yg ingin berbakti pada ayah ibunya maka ia boleh bersedekah atas nama mereka ( kirim amal sedekah untuk mereka ) , dan sungguh pahala shadaqah itu sampai pada mayyit dan akan membawa manfaat atasnya tanpa ada ikhtilaf diantara muslimin , inilah pendapat terbaik, mengenai apa apa yg diceritakan pimpinan Qadhiy Abul Hasan Almawardiy Albashriy Alfaqiihi Assyafii mengenai ucapan beberapa Ahli Bicara ( semacam wahabiy yg hanya bisa bicara tanpa ilmu) bahwa mayyit setelah wafatnya tak bisa menerima pahala , maka pemahaman ini Batil secara jelas dan kesalahan yg diperbuat oleh mereka yg mengingkari nash nash dari Alqur’an dan Alhadits dan Ijma ummat ini, maka tak perlu ditolelir dan tak perlu diperdulikan .
Namun mengenai pengiriman pahala shalat dan puasa , maka madzhab Syafii dan sebagian ulama mengatakannya tidak sampai kecuali shalat dan puasa yg wajib bagi mayyit , maka boleh di Qadha oleh wali nya atau orang lain yg diizinkan oleh walinya , maka dalam hal ini ada dua pendapat dalam Madzhab Syafii , yang lebih masyhur hal ini tak sampai , namun pendapat kedua yang lebih shahih mengatakan hal itu sampai , dan akan diperjelas nanti di Bab Puasa Insya Allah Ta’ ala .
Mengenai pahala bacaan Alqur’an yang diperuntukkan untuk mayyit menurut pendapat yang masyhur dalam madzhab Syafii bahwa tak sampai pada mayyit , namun adapula pendapat dari sahabat sahabat Syafii yang mengatakannya sampai, dan sebagian besar ulama mengambil pendapat bahwa sampainya pahala semua macam ibadah , berupa shalat , puasa , bacaan Alqur’an , ibadah dan yg lainnya , sebagaimana diriwayatkan dalam shahih Bukhari pada Bab : Barang siapa yg wafat dan atasnya nadzar bahwa Ibn Umar memerintahkan seorang wanita yang wafat ibunya yang masih punya hutang shalat agar wanita itu membayar( meng qadha) shalatnya , dan dihikayatkan oleh Penulis kitab Al Hawiy , bahwa Atha bin Abi Ribah dan Ishaq bin Rahawayh bahwa mereka berdua mengatakan bolehnya shalat dikirim untuk mayyit, telah berkata Syeikh Abu Sa’ad Abdullah bin Muhammad bin Hibatullah bin Abi Ishruun dari kalangan kita (berkata Imam nawawi dengan ucapan : kalangan kita maksudnya dari madzhab syafii) yg muta’akhir ( dimasa Imam Nawawi ) dalam kitabnya Al Intishar ilaa Ikhtiyar bahwa hal ini seperti ini. ( sebagaimana pembahasan diatas ) .
berkata Imam Abu Muhammad Al Baghawiy dari kalangan kita dalam kitabnya At Tahdzib : Tidak jauh bagi mereka untuk memberi satu Mudd untuk membayar satu shalat ( shalat mayyit yg tertinggal) dan ini semua izinnya sempurna , dan dalil mereka adalah Qiyas atas Doa dan sedekah dan haji ( sebagaimana riwayat hadist 2 shahih) bahwa itu semua sampai dengan pendapat yang disepakati para ulama. ( Syarh Nawawi Ala Shahih Muslim Juz 1 hal 90)
Maka jelaslah sudah bahwa Imam Nawawi menjelaskan dalam hal ini ada dua pendapat, dan yg lebih masyhur adalah yg mengatakan tak sampai , namun yg lebih shahih mengatakannya sampai , tentunya kita mesti memilih yg lebih shahih , bukan yg lebih masyhur , Imam nawawi menjelaskan bahwa yg shahih adalah yg mengatakan sampai , walaupun yg masyhur mengatakan tak sampai , berarti yg masyhur itu dhoif, dan yg shahih adalah yg mengatakan sampai, dan Imam Nawawi menjelaskan pula bahwa sebagian besar ulama mengatakan semua amal pahala sampai .
DISINI BUKTI liciknya orang orang wahabi , mereka bersiasat dengan gunting tambal, mereka menggunting gunting ucapan para imam lalu ditampilkan di web web, inilah bukti kelicikan mereka , Saya akan buktikan kelicikan mereka DGN MENULISKAN SAMPAI KATA -TIDAK SAMPAI -: Lalu berkata pula Imam Nawawi
ﻥﺃ ﺔﻗﺪﺼﻟﺍ ﻦﻋ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﻊﻔﻨﺗ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﻪﻠﺼﻳﻭ ﺎﻬﺑﺍﻮﺛ ﻮﻫﻭ ﻚﻟﺬﻛ ﻉﺎﻤﺟﺎﺑ ﺀﺎﻤﻠﻌﻟﺍ ﺍﺬﻛﻭ ﺍﻮﻌﻤﺟﺃ ﻰﻠﻋ ﻝﻮﺻﻭ ﺀﺎﻋﺪﻟﺍ ﺀﺎﻀﻗﻭ ﻦﻳﺪﻟﺍ ﺹﻮﺼﻨﻟﺎﺑ ﺓﺩﺭﺍﻮﻟﺍ ﻲﻓ ﻊﻴﻤﺠﻟﺍ ﺢﺼﻳﻭ ﺞﺤﻟﺍ ﻦﻋ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﺍﺫﺍ ﻥﺎﻛ ﺞﺣ ﻡﻼﺳﻻﺍ ﺍﺬﻛﻭ ﺍﺫﺍ ﻰﺻﻭ ﺞﺤﺑ ﻉﻮﻄﺘﻟﺍ ﻰﻠﻋ ﺢﺻﻷﺍ ﺎﻧﺪﻨﻋ ﻒﻠﺘﺧﺍﻭ ﺀﺎﻤﻠﻌﻟﺍ ﻲﻓ ﻡﻮﺼﻟﺍ ﺍﺫﺍ ﺕﺎﻣ ﻪﻴﻠﻋﻭ ﻡﻮﺻ ﺢﺟﺍﺮﻟﺎﻓ ﻩﺯﺍﻮﺟ ﻪﻨﻋ ﺚﻳﺩﺎﺣﻸﻟ ﺔﺤﻴﺤﺼﻟﺍ ﻪﻴﻓ ﺭﻮﻬﺸﻤﻟﺍﻭ ﻲﻓ ﺎﻨﺒﻫﺬﻣ ﻥﺃ ﺓﺀﺍﺮﻗ ﻥﺁﺮﻘﻟﺍ ﻻ ﻪﻠﺼﻳ ﺎﻬﺑﺍﻮﺛ ﻝﺎﻗﻭ ﺔﻋﺎﻤﺟ ﻦﻣ ﺎﻨﺑﺎﺤﺻﺃ ﻪﻠﺼﻳ ﺎﻬﺑﺍﻮﺛ ﻪﺑﻭ ﻝﺎﻗ ﺪﻤﺣﺃ ﻦﺑ ﻞﺒﻨﺣ
Sungguh sedekah untuk dikirimkan pada mayyit akan membawa manfaat bagi mayyit dan akan disampaikan padanya pahalanya , demikian ini pula menurut Ijma ( sepakat) para ulama, demikian pula mereka telah sepakat atas sampainya doa doa , dan pembayaran hutang ( untuk mayyit ) dengan nash 2 yg teriwayatkan masing masing , dan sah pula haji untuk mayyit bila haji muslim , demikian pula bila ia berwasiat untuk dihajikan dengan haji yg sunnah , demikian pendapat yg lebih shahih dalam madzhab kita ( Syafii ) , namun berbeda pendapat para ulama mengenai puasa , dan yg lebih benar adalah yg membolehkannya sebagaimana hadits hadits shahih yg menjelaskannya, dan yg masyhur dikalangan madzhab kita bahwa bacaan Alqur ’an tidak sampai pada mayyit pahalanya , namun telah berpendapat sebagian dari ulama madzhab kita bahwa sampai pahalanya , dan Imam Ahmad bin Hanbal berpegang pada yg membolehkannya ( Syarh Imam Nawawi ala shahih Muslim Juz 7 hal 90) Dan dijelaskan pula dalam Almughniy :
ﻻﻭ ﺱﺄﺑ ﺓﺀﺍﺮﻘﻟﺎﺑ ﻢﺛ ﺮﺒﻘﻟﺍ ﺪﻗﻭ ﻱﻭﺭ ﻦﻋ ﺪﻤﺣﺃ ﻪﻧﺃ ﻝﺎﻗ ﺍﺫﺇ ﻢﺘﻠﺧﺩ ﺮﺑﺎﻘﻤﻟﺍ ﺍﻭﺅﺮﻗﺍ ﺔﻳﺁ ﻲﺳﺮﻜﻟﺍ ﺙﻼﺛﻭ ﺭﺍﺮﻣ ﻞﻗ ﻮﻫ ﻪﻠﻟﺍ ﺪﺣﺃ ﺹﻼﺧﻹﺍ ﻢﺛ ﻝﺎﻗ ﻢﻬﻠﻟﺍ ﻥﺇ ﻪﻠﻀﻓ ﻞﻫﻷ ﺮﺑﺎﻘﻤﻟﺍ ﻱﻭﺭﻭ ﻪﻨﻋ ﻪﻧﺃ ﻝﺎﻗ ﺓﺀﺍﺮﻘﻟﺍ ﻢﺛ ﺮﺒﻘﻟﺍ ﺔﻋﺪﺑ ﻱﻭﺭﻭ ﻚﻟﺫ ﻦﻋ ﻢﻴﺸﻫ ﻝﺎﻗ ﻮﺑﺃ ﺮﻜﺑ ﻞﻘﻧ ﻚﻟﺫ ﻦﻋ ﺪﻤﺣﺃ ﺔﻋﺎﻤﺟ ﻢﺛ ﻊﺟﺭ ﺎﻋﻮﺟﺭ ﻥﺎﺑﺃ ﻪﺑ ﻦﻋ ﻪﺴﻔﻧ ﻯﻭﺮﻓ ﺔﻋﺎﻤﺟ ﻥﺃ ﺪﻤﺣﺃ ﻰﻬﻧ ﺍﺮﻳﺮﺿ ﻥﺃ ﺃﺮﻘﻳ ﻢﺛ ﺮﺒﻘﻟﺍ ﻝﺎﻗﻭ ﻪﻟ ﻥﺇ ﺓﺀﺍﺮﻘﻟﺍ ﻢﺛ ﺮﺒﻘﻟﺍ ﺔﻋﺪﺑ ﻝﺎﻘﻓ ﻪﻟ ﺪﻤﺤﻣ ﻦﺑ ﺔﻣﺍﺪﻗ ﻱﺮﻫﻮﺠﻟﺍ ﺎﻳ ﺎﺑﺃ ﺪﺒﻋ ﻪﻠﻟﺍ ﺎﻣ ﻝﻮﻘﺗ ﻲﻓ ﺮﺸﺒﻣ ﺍﺬﻬﻠﻓ ﻝﺎﻗ ﺔﻘﺛ ﻝﺎﻗ ﻲﻧﺮﺒﺧﺄﻓ ﺮﺸﺒﻣ ﻦﻋ ﻪﻴﺑﺃ ﻪﻧﺃ ﻰﺻﻭﺃ ﺍﺫﺇ ﻦﻓﺩ ﺃﺮﻘﻳ ﻩﺪﻨﻋ ﺔﺤﺗﺎﻔﺑ ﺓﺮﻘﺒﻟﺍ ﺎﻬﺘﻤﺗﺎﺧﻭ ﻝﺎﻗﻭ ﺖﻌﻤﺳ ﻦﺑﺍ ﺮﻤﻋ ﻲﺻﻮﻳ ﻚﻟﺬﺑ ﻝﺎﻗ ﺪﻤﺣﺃ ﻦﺑ ﻞﺒﻨﺣ ﻊﺟﺭﺎﻓ ﻞﻘﻓ ﻞﺟﺮﻠﻟ ﺃﺮﻘﻳ
Tidak ada larangannya membaca Alqur ’ an dikuburan , dan telah diriwayatkan dari Ahmad bahwa bila kalian masuk pekuburan bacalah ayat alkursiy , lalu Al Ikhlas 3 X , lalu katakanlah : Wahai Allah , sungguh pahalanya untuk ahli kubur . Dan diriwayatkan pula bahwa bacaan Alqur ’ an di kuburan adalah Bid’ ah, dan hal itu adalah ucapan Imam Ahmad bin hanbal , lalu muncul riwayat lain bahwa Imam Ahmad melarang keras hal itu, maka berkatalah padanya Muhammad bin Qudaamah : Wahai Abu Abdillah ( nama panggilan Imam Ahmad) , apa pendapatmu tentang Mubasyir ( seorang perawi hadits ) , Imam Ahmad menjawab : Ia Tsiqah ( kuat dan terpercaya riwayatnya ) , maka berkata Muhammad bin Qudaamah sungguh Mubasyir telah meriwayatkan padaku dari ayahnya bahwa bila wafat agar dibacakan awal surat Baqarah dan penutupnya, dan bahwa Ibn Umar berwasiat demikian pula! , maka berkata Imam Ahmad : katakana pada orang yg tadi kularang membaca ALqur ’ an dikuburan agar ia terus membacanya lagi . . . ( Al Mughniy Juz 2 hal : 225 )
Dan dikatakan dalam Syarh ALKanz : ﻝﺎﻗﻭ ﻲﻓ ﺡﺮﺷ ﺰﻨﻜﻟﺍ ﻥﺇ ﻥﺎﺴﻧﻺﻟ ﻥﺃ ﻞﻌﺠﻳ ﺏﺍﻮﺛ ﻪﻠﻤﻋ ﻩﺮﻴﻐﻟ ﺓﻼﺻ ﻥﺎﻛ ﻭﺃ ﺎﻣﻮﺻ ﻭﺃ ﺎﺠﺣ ﻭﺃ ﺔﻗﺪﺻ ﻭﺃ ﺓﺀﺍﺮﻗ ﻥﺁﺮﻗ ﻚﻟﺫ ﻦﻣ ﻊﻴﻤﺟ ﻉﺍﻮﻧﺃ ﺮﺒﻟﺍ ﻞﺼﻳﻭ ﻚﻟﺫ ﻰﻟﺇ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﻪﻌﻔﻨﻳﻭ ﻢﺛ ﻞﻫﺃ ﺔﻨﺴﻟﺍ ﻰﻬﺘﻧﺍ ﺭﻮﻬﺸﻤﻟﺍﻭ ﻦﻣ ﺐﻫﺬﻣ ﻲﻌﻓﺎﺸﻟﺍ ﺔﻋﺎﻤﺟﻭ ﻦﻣ ﻪﺑﺎﺤﺻﺃ ﻪﻧﺃ ﻻ ﻞﺼﻳ ﻰﻟﺇ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﺏﺍﻮﺛ ﺓﺀﺍﺮﻗ ﻥﺁﺮﻘﻟﺍ ﺐﻫﺫﻭ ﺪﻤﺣﺃ ﻦﺑ ﻞﺒﻨﺣ ﺔﻋﺎﻤﺟﻭ ﻦﻣ ﺀﺎﻤﻠﻌﻟﺍ ﺔﻋﺎﻤﺟﻭ ﻦﻣ ﺏﺎﺤﺻﺃ ﻲﻌﻓﺎﺸﻟﺍ ﻰﻟﺇ ﻪﻧﺃ ﻞﺼﻳ ﺍﺬﻛ ﻩﺮﻛﺫ ﻱﻭﻮﻨﻟﺍ ﻲﻓ ﺭﺎﻛﺫﻷﺍ ﻲﻓﻭ ﺡﺮﺷ ﺝﺎﻬﻨﻤﻟﺍ ﻦﺑﻻ ﻱﻮﺤﻨﻟﺍ ﻻ ﻞﺼﻳ ﻰﻟﺇ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﺎﻧﺪﻨﻋ ﺏﺍﻮﺛ ﺓﺀﺍﺮﻘﻟﺍ ﻰﻠﻋ ﺭﻮﻬﺸﻤﻟﺍ ﺭﺎﺘﺨﻤﻟﺍﻭ ﻝﻮﺻﻮﻟﺍ ﺍﺫﺇ ﻝﺄﺳ ﻪﻠﻟﺍ ﻝﺎﺼﻳﺇ ﺏﺍﻮﺛ ﻪﺗﺀﺍﺮﻗ ﻲﻐﺒﻨﻳﻭ ﻡﺰﺠﻟﺍ ﻪﺑ ﻪﻧﻷ ﺀﺎﻋﺩ ﺍﺫﺈﻓ ﺯﺎﺟ ﺀﺎﻋﺪﻟﺍ ﺖﻴﻤﻠﻟ ﺎﻤﺑ ﺲﻴﻟ ﻲﻋﺍﺪﻠﻟ ﻥﻸﻓ ﺯﻮﺠﻳ ﺎﻤﺑ ﻮﻫ ﻪﻟ ﻰﻟﻭﺃ ﻰﻘﺒﻳﻭ ﺮﻣﻷﺍ ﻪﻴﻓ ﺎﻓﻮﻗﻮﻣ ﻰﻠﻋ ﺔﺑﺎﺠﺘﺳﺍ ﺀﺎﻋﺪﻟﺍ ﺍﺬﻫﻭ ﻰﻨﻌﻤﻟﺍ ﻻ ﺺﺘﺨﻳ ﺓﺀﺍﺮﻘﻟﺎﺑ ﻞﺑ ﻱﺮﺠﻳ ﻲﻓ ﺮﺋﺎﺳ ﻝﺎﻤﻋﻷﺍ ﺮﻫﺎﻈﻟﺍﻭ ﻥﺃ ﺀﺎﻋﺪﻟﺍ ﻖﻔﺘﻣ ﻪﻴﻠﻋ ﻪﻧﺃ ﻊﻔﻨﻳ ﺖﻴﻤﻟﺍ ﻲﺤﻟﺍﻭ ﺐﻳﺮﻘﻟﺍ ﺪﻴﻌﺒﻟﺍﻭ ﺔﻴﺻﻮﺑ ﺎﻫﺮﻴﻏﻭ ﻰﻠﻋﻭ ﻚﻟﺫ ﺚﻳﺩﺎﺣﺃ ﺓﺮﻴﺜﻛ
Sungguh boleh bagi seseorang untuk mengirim pahala amal kepada orang lain , shalat , atau puasa , atau haji , atau shadaqah , atau Bacaan Alqur’an, dan seluruh amal ibadah lainnya, dan itu boleh untuk mayyit dan itu sudah disepakati dalam Ahlussunnah waljamaah .
Namun hal yang terkenal bahwa Imam Syafii dan sebagian ulamanya mengatakan pahala pembacaan Alqur’an tidak sampai , namun Imam Ahmad bin hanbal , dan kelompok besar dari para ulama, dan kelompok besar dari ulama syafii mengatakannya pahalanya sampai,demikian dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitabnya Al Adzkar, dan dijelaskan dalam Syarh Al Minhaj oleh Ibn Annahwiy : tidak sampai pahala bacaan Alqur’an dalam pendapat kami yg masyhur , dan maka sebaiknya adalah pasti sampai bila berdoa kepada Allah untuk memohon penyampaian pahalanya itu, dan selayaknya ia meyakini hal itu karena merupakan doa , karena bila dibolehkan doa untuk mayyit , maka menyertakan semua amal itu dalam doa tuk dikirmkan merupakan hal yg lebih baik, dan ini boleh untuk seluruh amal , dan doa itu sudah Muttafaq alaih ( tak ada ikhtilaf ) bahwa doa itu sampai dan bermanfaat pada mayyit bahkan pada yg hidup , keluarga dekat atau yg jauh , dengan wasiat atau tanpa wasiat , dan dalil ini dengan hadits yg sangat banyak ( NaylulAwthar lil Imam Assyaukaniy Juz 4 hal 142 , Al majmu ’ Syarh Muhadzab lil Imam Nawawiy Juz15 hal 522 ) .
Kesimpulannya bahwa hal ini merupakan ikhtilaf ulama , ada yg mengatakan pengiriman amal pada mayyit sampai secara keseluruhan , ada yg mengatakan bahwa pengiriman bacaan Alqur ’ an tidak sampai, namun kesemua itu bila dirangkul dalam doa kepada Allah untuk disampaikan maka tak ada ikhtilaf lagi .
* Dan kita semua dalam tahlilan itu pastilah ada ucapan : Allahumma awshil , tsawabaa maa qaraa ’ naa minalqur ’ anilka rim… dst ( Wahai Allah, sampaikanlah pahala apa apa yg kami baca, dari alqur ’anulkarim … dst ) . Maka jelaslah sudah bahwa Imam Syafiidan seluruh Imam Ahlussunnah waljamaah tak ada yg mengingkarinya dan tak adapula yg mengatakannya tak sampai.
kita ahlussunnah waljamaah mempunyai sanad , bila saya bicara fatwa Imam Bukhari , saya mempunyai sanad guru kepadaImam Bukhari , bila saya berbicara fatwa Imam Nawawi, saya mempunyai sanad guru kepada Imam Nawawi , bila saya berbicara fatwa Imam Syafii , maka saya mempunyai sanad Guru kepada Imam Syafii . demikianlah kita ahlussunnahwaljamaah, kita tak bersanad kepada buku, kita mempunyai sanad guru, boleh saja dibantu oleh Buku buku , namun acuan utama adalah pada guru yg mempunyai sanad .
kasihan mereka mereka yg keluar dari ahlussunnah waljamaah karena berimamkan buku, agama mereka sebatas buku buku , iman mereka tergantung buku, dan akidah mereka adalah pada buku buku. jauh berbeda dengan ahlussunnah waljamaah , kita tahu siapa Imam Nawawi , Imam Nawawi bertawassul pada nabi saw , Imam nawawi mengagungkan Rasul saw , beliau membuat shalawat yg dipenuhi salam pada nabi Muhammad saw, ia memperbolehkan tabarruk dan ziarah kubur , demikianlah para ulama ahlussunnah waljamaah. Sabda Rasulullah saw : Sungguh sebesar besar kejahatan muslimin pada muslimin lainnya, adalah yg bertanya tentang hal yg tidak diharamkan atas muslimin , menjadi diharamkan atas mereka karena pertanyaannya ( shahih Muslim hadits no 2358).
(image by)

Ini Tentang Cinta Dan Kopi Asin


Dia bertemu dengan gadis itu di sebuah pesta, gadis yang menakjubkan dan banyak di incar oleh pria. Banyak pula pria yang kecewa setelah berusaha mendekatinya . Sedangkan dia sendiri hanya seorang laki -laki biasa . Tak ada yang begitu menghiraukannya .
Saat pesta telah usai , dia memberanikan diri mengundang gadis itu untuk minum kopi se meja bersamanya . Walaupun terkejut dengan undangan yang mendadak , si gadis tidak menurutinya.
Mereka berdua duduk di sebuah kedai kopi yang nyaman. Si laki -laki begitu gugup untuk mengatakan sesuatu , sedangkan sang gadis tentu saja merasa sangat tidak nyaman .
“ Ayolah , cepat. Aku ingin segera pulang ”, kata sang gadis dalam hatinya . Tiba -tiba si laki- laki berkata pada pelayan, “ Tolong ambilkan saya garam. Saya ingin membubuhkan dalam kopi saya. ”
Semua orang memandang dan melihat aneh padanya . Mukanya kontan menjadi merah , tapi ia tetap mengambil dan membubuhkan garam dalam kopi serta meminum kopinya .
Sang gadis bertanya dengan penuh rasa ingin tahu kepadanya, “ Kebiasaanmu kok sangat aneh?” . “
Saat aku masih kecil , aku tinggal di dekat laut . Aku sangat suka bermain -main di laut , di mana aku bisa merasakan laut . . asin dan pahit. Sama seperti rasa kopi ini”, jawab si laki -laki sekenanya.
“ Sekarang, tiap kali aku minum kopi asin, aku jadi teringat akan masa kecilku , tanah kelahiranku. Aku sangat merindukan kampung halamanku, rindu kedua orang tuaku yang masih tinggal di sana ”, lanjutnya dengan mata berlinang.
Sang gadis begitu terenyuh. itu adalah hal sangat menyentuh hati . Perasaan yang begitu dalam dari seorang laki -laki yang mengungkapkan kerinduan akan kampung halamannya . Ia pasti seorang yang mencintai dan begitu peduli akan rumah dan keluarganya . Ia pasti mempunyai rasa tanggung jawab akan tempat tinggalnya.
Kemudian sang gadis memulai pembicaraan , mulai bercerita tentang tempat tinggalnya yang jauh , masa kecilnya, keluarganya . . . Pembicaraan yang sangat menarik bagi mereka berdua. Dan itu juga merupakan awal yang indah dari kisah cinta mereka.
Mereka berdua terus menjalin hubungan . Sang gadis menyadari bahwa ia adalah laki -laki idaman baginya. Ia begitu toleran , baik hati , hangat, dan penuh perhatian. . pokoknya ia adalah pria baik yang hampir saja diabaikan begitu saja. Untung saja ada kopi asin !
Cerita berlanjut seperti tiap kisah cinta yang indah : sang putri menikah dengan sang pangeran , dan mereka hidup bahagia. . . Dan , tiap ia membuatkan suaminya secangkir kopi , ia membubuhkan sedikit garam didalamnya, karena ia tahu itulah kesukaan suaminya.

Setelah 40 tahun berlalu, si laki -laki meninggal dunia . Ia meninggalkan sepucuk surat bagi istrinya :
“ Sayangku, maafkanlah aku . Maafkan kebohongan yang telah aku buat sepanjang hidupku . Ini adalah satu - satunya kebohonganku padamu - tentang kopi asin. Kamu ingat kan saat kita pertama kali berkencan ? Aku sangat gugup waktu itu . Sebenarnya aku menginginkan sedikit gula . Tapi aku malah mengatakan garam . Waktu itu aku ingin membatalkannya , tapi aku tak sanggup, maka aku biarkan saja semuanya berlaku. Aku tak pernah mengira kalau hal itu malah menjadi awal pembicaraan kita . Aku telah mencoba untuk mengatakan yang sebenarnya kepadamu . Aku telah mencobanya beberapa kali dalam hidupku, tapi aku begitu takut untuk melakukannya , karena aku telah berjanji untuk tidak menyembunyikan apapun darimu . . . Sekarang aku sedang sekarat . Tidak ada lagi yang dapat aku khawatirkan , maka aku akan mengatakan ini padamu : Aku tidak menyukai kopi yang asin. Tapi sejak aku mengenalmu, aku selalu minum kopi yang rasanya asin sepanjang hidupku. Aku tidak pernah menyesal atas semua yang telah aku lakukan padamu . Aku tidak pernah menyesali semuanya . Dapat berada disampingmu adalah kebahagiaan terbesar dalam hidupku. Jika aku punya kesempatan untuk menjalani hidup sekali lagi , aku tetap akan berusaha mengenalmu dan menjadikanmu istriku walaupun aku harus minum kopi asin lagi . ” begitu bunyi sepucuk surat tersebut.
Sambil membaca , airmata istrinya membasahi surat itu . Ia kini meyakini ternyata cinta sanggup merubah rasa garam menjadi manis,bahkan memaniskan hidup!.

3.4.11

Menelusuri Jejak Teroris Umar Patek Di Pemalang



UMAR PATEK alias Umar Arab, gembong teroris yang ditangkap di Pakistan , konon merupakan warga Pemalang dengan nama Hisyam . Namun saat ini tak ada data otentik yang memastikannya . Hanya saja, gembong teroris Umar Patek menurut warga sekitar , rumah miliknya ada di Jalan Semeru No 20 RT 03/ 21 Kecamatan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang . Dan , wajah Umar Patek yang selalu muncul di televisi dan tayangan di berita internet tersebut mirip dengan wajah Hisyam.
Saat ini rumah milik Hisyam ( 40) anak dari 3 bersaudara dari Ali Zen dan almarhum Fatimah sudah berubah menjadi Lembaga Pendidikan dan Pengkajian Al Irsyad, juga sebagai Taman Kanak- Kanak ( TK ) dan Tempat Penitipan Anak ( TPA) . Ketua yayasan pendidikan tersebut , Ustad Gess yang tinggal tidak jauh dari rumah Hisyam , tak mau ditanya sejumlah wartawan seputar Umar Patek. “Jangan tanya sama saya. Itu bukan urusan yayasan dan silahkan kalau wartrawan pingin tanya ke orang lain saja. Tanah yang sekarang jadi sekolahan sudah dibeli 2 tahun lalu , ” ungkap Ustad Gess sembar menutup pintu rumahnya , Jumat ( 2 /4 ) kemarin.
Dari sumber yang dipercaya menyebutkan , Hisyam atau Umar Arab panggilan akrab pada masa kecil , keseharian bergaul dengan teman – teman seperti biasanya dan tidak ada tanda -tanda kalau akhirnya menjadi teroris “Kami ingat betul kalau dia pinter sekali main layang -layang dan di lingkungannya juga baik . Tidak seperti Dulmatin ( teroris asal Pemalang yang ditembak mati di daerah Pamulang ) seringkali memarahi jika ada warga yang minum- minuman keras, ” ucap sumber yang tidak mau disebut namanya.
Hisyam kelahiran Pemalang 20 April 1966 sekolah di SMA Muhamadiyah 01 Pemalang . Pada tahun 1980 -an, sekolah tersebut pindah di Kebondalem sampai sekarang. Sekolahan tersebut menjadi SMA Muhamadiyah 02. Kepala sekolah Muhamadiyah 01 Pemalang Bunyamin ketika dikonfirmasikan hal ini Jumat ( 2 /4 ) kemarin menyebutkan, nama Umar Patek tidak ada pada buku induk . Namun kalau Hisyam dibenarkan sekolah di SMA Muhamadiyah 02 Pemalang dengan nomor induk 8086 , dan lulus 11 April 1986 . “Kami kepala sekolah baru 4 tahunan di sekolahan ini. Jadi tidak tahu Hasyim itu siapa . Namun data buku induk dari lulusan pertama masih tersimpan . Cuma kalau pingin tahu tentang soal Hisyam bisa tanya ke pak Sucipto Wakil Kepala Sekolah yang pada waktu itu mengajar olah raga, ” kata Bunyamin di kantornya .
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Sucipto yang pada masa itu pernah mengajar Hisyam mengatakan, Hisyam merupakan anak yang biasa saja seperti pada umumnya anak- anak yang lain . Tapi Hisyam lebih beda karena dari keturunan Arab. Secara rinci tidak terlalu mengenalnya karena pada waktu itu sebagai guru olah raga. “Hisyam anak yang sedang -sedang saja. Terbukti dari data yang ada salinan ijazah nilai rata rata biasa saja , pelajaran Kimia nilai 6 , Fisika 7 dan yang paling menonjol pada pelajaran Agama mendapatkan nilai 8 , “ ujar Sucipto memperlihatkan dokumen lulusan angkatan Hisyam.
( sumber:ddm/radartegal.com )

2.4.11

Arti Sebuah Kesempurnaan


Seorang lelaki yang sangat tampan dan sempurna merasa bahwa Tuhan pasti menciptakan seorang perempuan yg sangat cantik dan sempurna pula untuk menjadi pasangan hidupnya.
Karena itu ia pergi berkeliling kesana-kemari untuk mencari jodohnya . Kemudian sampailah ia disebuah desa. Ia bertemu dengan seorang petani yg memiliki tiga anak perempuan yang semuanya sangat cantik.
Lelaki tersebut menemui bapak petani dan mengatakan bahwa ia ingin menikahi salah satu anaknya tapi bingung mana yang paling sempurna diantara ketiganya. Sang Petani menganjurkan untuk memacari mereka satu persatu dan si Lelaki itupun setuju .
Hari pertama ia pergi berduaan dengan anak pertama. ketika pulang , ia berkata kepada bapak Petani ,” Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil , yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan .”
Hari berikutnya ia pergi dengan anak yang kedua dan ketika pulang dia berkata , ”Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil yaitu bila diperhatikan dengan seksama matanya agak juling .” Akhirnya pergilah ia dengan anak yang ketiga.
Begitu pulang ia dengan gembira mendatangi Petani itu dan berkata , ”inilah yang saya cari -cari . Ia benar -benar sempurna. ” Lalu menikahlah si lelaki dengan anak ketiga Petani tersebut . Sembilan bulan kemudian si Istri melahirkan. dengan penuh kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya.
Namun ketika anak pertamanya lahir , Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya “ Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak . Anak bapak cantik dan saya Tampan , Kenapa anak saya bisa sejelek itu . .?”
Petani menjawab, ” Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan . Waktu itu Ia sudah hamil duluan . . . . . ”
Kadangkala saat kita mencari kesempurnaan , yang kita dapat kemudian kekecewaan . Tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka segala sesuatunya akan terasa istimewa . ============================================
Sumber artikel, dari buku : Sudarmono, Dr. ( 2010 ) . Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi.

1.4.11

LSM LINTAS PELAKU Pemalang Menyayangkan Pembuatan Soal Ujian yang Mendiskreditkan Gus Dur



Koordinator LSM Lintas Pelaku Pemalang Andi Rustono mengemukakan , soal ujian sekolah bagi siswa SMP yang mendiskreditkan mantan Presiden RI KH.Abdurrahman Wahid ( Gus Dur ) dinilai sebuah sikap yang tidak sepatutnya untuk diberikan kepada para siswa.
Materi soal ujian mengenai Presiden Indonesia yang diturunkan karena tersandung kasus Bruneigate dan Buloggate itu meyinggung masyarakat, terutama para pengikut setianya,terlebih,dua kasus tersebut hingga kini tidak benar-benar bisa dibuktikan di pengadilan,karena kasus tersebut sarat bernuansa politik belaka. Bahkan yang lebih parah perihal pembuatan materi soal tersebut akan membuat para siswa timbul rasa benci kepada Gusdur .
“Pembuatan soal itu jelas tidak ada kepatutan , dan kami sebagai salah satu penganut demokrasi dan pengagum Gusdur setelah melihat soal itu sangat menyayangkan dan mestinya tidak perlu terjadi, ” ucapnya.
Penemuan soal UAS SMP yang mengangkat permasalahan Gusdur itu berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun oleh Radar Tegal. Soal itu dibuat oleh guru-guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP ) bidang studi IPS.
Dalam lembar soal ujian, pada soal pilihan ganda nomor 43 disebutkan Presiden Indonesia yang diturunkan karena tersandung kasus Bruneigate dan Buloggate. Menurut Andi , bagiamanapun , tokoh Gusdur harus dihormati dan masyarakatpun harus menghormati jasa -jasanya . Termasuk para guru yang sepatutnya berterima kasih kepada Gusdur yang telah banyak memberikan perubahan terhadap kesejahteraan para guru. “ Pertanyaan dalam soal itu jelas tidak etis , mestinya guru berterima kasih , bukan malah mengajari siswanya agar membenci Gusdur, ” ujarnya.

Dalam soal ujian pada nomor 43, dimana disitu tertulis: “Presiden Indonesia yang diturunkan karena tersandung kasus Bruneigate dan Buloggate adalah Presiden . .. ” Opsi jawabannya ada empat, yaitu a . Soekarno , b. Abdurrahman Wahid, c. Megawati Soekarno Putri dan d . Soeharto . Tentu si pembuat pertanyaan , mengarahkan jawabannya itu pada Abdurrahman Wahid yaitu Gus Dur .
Hal ini pun terungkap dalam klarifikasi wakil tim perumus naskah soal yaitu Ketua Umum Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP ) IPS , Priyatno SPd saat dikonfirmasi sejumlah wartawan pada Kamis siang . Priyatno berdalih , soal itu ada karena memang dalam buku pelajaran dari kemendiknas memang ada tema dimaksud. Pernyataan Priyatno ini juga ditambahi pernyataan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Drs Sapardi MPd . Dan Sapardi meminta maaf atas adanya soal tersebut .

MENDAPAT REAKSI DARI NU
Namun apakah persoalan itu selesai? Ternyata tidak . Sejumlah organisasi di bawah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pemalang langsung menggelar rapat di Kantor PCNU Jalan Pemuda, Jumat sore kemarin . Mereka adalah dari GP Anshor, LP Maarif , PMII, IPNU IPPNU dan lainnya . Mereka berkumpul secara khusus untuk membahas soal itu.
Disebutkan , sampai munculnya soal itu patut ditelusuri itikad yang ada di belakangnya . Karena jangan sampai tujuan pendidikan dikotori dengan kepentingan politis, atau bahkan kepentingan untuk memojokkan kelompok tertentu , yaitu NU misalnya.
Pemimpin Rapat Imron Khudlori SAg yang juga ketua GP Anshor Pemalang menegaskan , telah disepakati dibentuknya Kaukus Muda NU dari perwakilan oraganisasi di bawah NU yang akan merumuskan sejumlah langkah yang akan ditempuh . “Yang jelas akan kita sikapi. Kita akan kaji secara komprehensif , dan kita siapkan sejumlah langkah untuk kita tempuh ke depan, ” jelas Gus Im , panggilan akrabnya.
Gus Im yang juga menantu kiai ternama Kedawung Comal, Mbah Dimyati (alm) ini menjelaskan , sejumlah langkah akan diambil ,salah satunya bisa turun ke jalan mendemo Dinas Pendidikan. ”Ya kita harapkan demo itu langkah terakhir, jika memang pihak Dinas Pendidikan tidak bisa menetralisir efek soal yang kini telah merasuki otak para siswa SMP kelas IX yang kemarin ikut ujian ,” tegasnya .
Disebutkan Gus Im, yang masih membuat mereka (Nahdliyyin) bereaksi adalah , sikap tidak merasa bersalah yang ditunjukkan Ketua Umum MGMP IPS saat menjelaskan kepada wartawan yang fotonya termuat di surat kabar. “Sejumlah tokoh NU memberikan dukungan penuh atas langkah yang akan kita ambil. Kita ingin generasi muda di Pemalang tidak dirusak secara sistemik dengan fakta yang salah melalui soal ujian ,” jelasnya.
Seperti diketahui,Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Pemalang Drs Sapardi MSi ketika dikonfirmasi terkait masalah pembuatan soal UAS SMP IPS yang menyangkut Gusdur , pihaknya telah mengklarifikasi dengan pihak MGMP , bahwa soal itu tidak ada unsur kesengajaan tetapi karena ada kekhilafan. Selain itu MGMP telah mengakui kesalahan dan akan dijadikannya sebagai pelajaran yang sangat berharga bagi para guru yang ada agar ke depan tidak akan terulang lagi.
Sumber:(apt/jpnn)radartegal.com

Get this blog as a slideshow!